Suara.com - Utang negara kepada PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) saat ini diperkirakan mencapai Rp109 triliun. Hal ini merujuk pada laporan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang bertanggung jawab atas kompensasi BBM dan listrik selama 2020-2021.
"Total dalam hal ini pemerintah memiliki kewajiban (utang) Rp109 triliun, ini sampai akhir 2021," ujar Menteri Sri Mulyani Indrawati, Selasa (29/3/2022).
Menteri Keuangan melanjutkan, salah satu yang mendorong naiknya utang pemerintah yakni harga BBM dan listrik yang ditahan dan tidak menyesuaikan harga keekonomisan seiring dengan kenaikan harga energi dunia.
Dampaknya, pemerintah harus menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebagai kompensasi.
Sri Mulyani menuturkan, selama 2020 lalu, pemerintah terus menahan kenaikan harga BBM yang membuat pemerintah membayar lebih kompensasi pada Pertamina sebesar Rp15,9 triliun.
Merujuk pada audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) nilai kompensasi BBM justru naik menjadi Rp 68,5 triliun di 2021 karena kenaikan harga energi. Sedangkan kompensasi untuk PLN naik menjadi Rp26,4 triliun.
"Jadi masih ada Rp 93,1 triliun, secara total dalam hal ini pemerintah memiliki kewajiban Rp 109 triliun, ini hanya sampai akhir 2021. APBN mengambil seluruh shock yang berasal dari harga minyak dan listrik," kata Sri Mulyani.
Berita Terkait
-
The Best 5 Oto: Suzuki Gixxer SF 250 Andalan Joan Mir di Jalan Macet, MotoGP Mandalika 2022 Jadikan Senggigi Berpendar
-
Rabat 30 Persen dari PLN Menanti Mobil Listrik yang Isi Ulang Malam Hari di Rumah
-
PLN Klaim Berhasil Rampingkan Utang Rp 51 Triliun
-
Ibu-ibu Datangi Kantor Bright PLN Batam, Tetap Tolak Pembangunan SUTT di Perumahan Modena
-
Solar Langka, Pertamina Beralasan Penggunaan Melebihi Kuota
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru