Suara.com - Saham gorengan merupakan praktik yang mesti diwaspadai bagi para investor pemula. Memahami saham gorengan pun cukup mudah caranya. Saham gorengan adalah istilah dalam dunia jual-beli saham dengan jenis yang buruk. Saham-saham ini kemudian dimanipulasi oleh oknum dengan tujuan memperoleh keuntungan.
Oleh karena itu, pastikan untuk selalu berhati-hati memilih saham, terutama bagi investor pemula yang terjun ke pasar bursa. Alih-alih memperoleh banyak keuntungan, terjebak dalam saham gorengan justru membuat investor boncos.
Umumnya, para oknum ini akan membentuk suatu opini investor retail agar target tertarim untuk beli saham gorengan tersebut. Saat harga saham tersebut sukses meningkat, oknum tersebut pun akan melancarkan aksi profit taking.
Hal tersebut tentunya berisiko tinggi bagi investor retail, khususnya investor pemula. Saat oknum tersebut sukses memperoleh keuntungan dari harga tertinggi serta memutuskan untuk jual saham tersebut, maka tak menutup kemungkinan bahwa harga saham tersebut akan kembali turun bahkan tertidur.
Agar tidak terjebak oleh saham goreng. Mari simak berikut ini ciri-cirinya. Melansir dari berbagai sumber, adapun ciri-ciri aaham gorengan adalah sebagai berikut:
1. Kapitalisasi Pasar Kecil
Umumnya, saham gorengan adalah saham yang berada di luar lapisan saham blue chip. Itu artinya, saham-saham ini mempunyai kapitalisasi yang rendah. Saham-saham di luar lapisan saham blue chip ini dipilih biasanya karena kapitalisasinya rendah sehingga oknum dapat lebih mudah dalam mengendalikan harga pasar.
2. Volume Harian Tidak Umum
Investor dapat menganalisa volume transaksi dari saham tersebut. Investor perlu memerhatikan saat volume perdagangan saham tiba-tiba meningkat. Oleh karena itu, investor perlu untuk melihat catatan volume transaksi yang sebelumnya. Selain itu, investor juga bisa menunggu hingga volume tersebut memiliki pola teratur.
Baca Juga: Awal Pekan Senin 28 Maret 2022, IHSG Ditutup Menguat 0,67 Persen ke Posisi 7.049
3. Volatilitas Harga Tak Beraturan
Ciri berikutnya, investor bisa juga menganalisis pergerakan harga atau melihat volatilitasnya. Biasanya, saham yang digoreng bisa tiba-tiba melejit tapi juga bisa tiba-tiba terjun bebas.
4. Masuk Daftar UMA
Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengawasi saham-saham yang memiliki pergerakan ekstrem yang lebih dari dua hari. Umumnya, saham-saham yang memiliki gerakan mencurigakan akan disemprit BEI.
Selain itu, penting juga bagi investor untuk cek list emiten yang masuk ke radar unusual market activity (UMA). Emiten yang ada dalam radar UMA ini bisa jadi semacam alarm sekaligus peringatan bagi investor.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Selasa Sore IHSG Ditutup Melemah ke Level 7.011
-
Investor IKN Mulai Mundur, Politisi PKS Blak-blakan Bilang Begini ke Pemerntah
-
Selasa Pagi IHSG Dibuka Naik ke Posisi 7.052
-
Tesla Berikan Perimbangan Atas Kerugian Sektor Energi di Bursa Saham Amerika Serikat
-
Awal Pekan Senin 28 Maret 2022, IHSG Ditutup Menguat 0,67 Persen ke Posisi 7.049
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang
-
Dirikan Brand Minyak Telon, Alumni Geografi UGM Berhasil Pasarkan Produk hingga Asia Tenggara
-
Purbaya Ungkap Fungsi dan Tugas Baru OJK di RUU P2SK, Ini Rinciannya
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
S&P Dikabarkan Bahas Downgrade Utang RI, Benarkah?