Suara.com - Chief Financial Officer (CFO) Volkswagen (VW) Arno Antlitz memprediksi, pasokan chip semikonduktor tidak cukup untuk memenuhi permintaan industri otomotif hingga 2024.
Hal tersebut ia ungkapkan dalam sebuah wawancara dengan harian Jerman Boersen-Zeitung pada hari Sabtu (9/4/2022) waktu setempat.
Dalam kesempatan lain ia juga berujar, meski dengan pasokan yang mulai berkurang akhir tahun ini, dengan produksi yang cukup pasokan akan sulit bangkit.
"Kekurangan pasokan struktural kemungkinan baru akan teratasi pada tahun 2024," kata Antlitz.
Kurangnya wire harness yang biasanya dipenuhi Ukraina juga masih menyebabkan kemacetan produksi hingga kini, kata Antlitz.
"Bahkan ketika perusahaan tersebut membangun hubungan pemasok baru untuk mendapatkan komponen dari negara lain," sambung dia.
Saat ditanyai bagaimana dana dari kemungkinan IPO Porsche AG, yang direncanakan untuk akhir tahun dapat digunakan untuk meningkatkan keuangan Volkswagen, Antlitz mengatakan uang itu dapat membantu mendanai unit perangkat lunak pembuat mobil dan rencana produksi baterainya.
"Hanya mereka yang dapat memetakan rantai pasokan baterai mereka yang memiliki keunggulan dalam penskalaan dalam elektromobilitas. Mengamankan rantai pasokan datang dengan itu. IPO Porsche dapat memberi kami lebih banyak fleksibilitas dalam membiayai ini," kata Antlitz.
Berita Terkait
-
Toyota Perkirakan Terjadi Penurunan Penjualan, Sebagai Dampak dari Masalah Rantai Pasokan
-
Pemesanan All-New Honda HR-V Melonjak di Atas 5.000 Unit, Juli Antrean Inden Dibuka Lagi
-
Intel Rilis Chip Penambang Bitcoin Terbaru, Diklaim Hemat Energi!
-
Akibat Tidak Ada Pasokan Chip Semikonduktor, Ribuan Karyawan Mercedes-Benz Diliburkan
-
The Best 5 Oto: Peran Saab 900 Turbo di "Drive My Car" Raih Oscar, ke Luar Kota Bersama Yamaha Fazzio Hybrid - Connected
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram
-
Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar
-
Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan
-
Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar
-
Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI
-
IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI
-
Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital
-
7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya
-
IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'
-
Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya