Suara.com - Kementerian Pertanian mendorong langkah PT Astra Internasional untuk bersama membangkitkan sektor pertanian Indonesia. Apalagi selama dua tahun masa pandemi Covid-19, pertanian menjadi salah satu sektor yang paling bertumbuh.
Melalui program Kampung Berseri Astra (KBA) dan Desa Sejahtera Astra (DSA), Kementerian Pertanian yakin mampu mendorong pendidikan, kesehatan, lingkungan dan kewirausahaan di Tanah Air. Sehingga program tersebut menjadi energi di tengah kondisi saat ini.
"Menjadi sangat-sangat relevan, karena setelah 2 tahun kita bergelut dengan masalah pandemi Covid-19, ini akan menjadi bagian-bagian menghadirkan energi dan kehidupan yang ada di masyarakat Indonesia," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam sambutan pada Festival KBA-DSA 2022 secara virtual, ditulis Rabu (20/04/2022).
Menteri Yasin Limpo mengungkapkan, keberhasilan pertanian dua tahun ini luar biasa. Pertanian menjadi salah satu sektor yang bisa menjawab ketika Indonesoa dilanda Covid-19, dengan berhasil tumbuh 16,42 persen.
Hasil ini, kata dia, menandakan bahwa pertanian dibutuhkan dalam kondisi apapun. Untuk itu, Kementerian Pertanian berharap ke depan bisa bekerja sama dengan Astra menghadirka beragam jenis buah dan sayur asli Indonesia.
"Pertanian itu lapangan kerja, pertanian itu makanannya rakyat dan pertanian itu berujung pada kesehatan. Pertanian yang baik juga membuat perekonomian masyarakat yang baik, membuat keluarga baik maka menghadirkan pendidikan yang baik," ujar Yasin Limpo menjelaskan.
Sementara itu, Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah, menyebut selama empat tahun program DSA telah memberikan manfaat di masyarakat. Seperti di antarnya, peningkatan 16.345 tenaga kerja baru dan peningkatan pendapatan sebesar 70 persen.
"Pencapaian KBA dan DSA ini tidak lepas dari peranan local champion masing-masing kampung dan desa. Astra sangat mengapresiasi dan bangga kepada seluruh local champion kampung dan desa, yang secara konsisten mengupayakan peningkatan taraf hidup masyarakat dan berinovasi dalam berbagai kesempatan," kata Riza Deliansyah.
Astra juga mendukung eskpor produk unggulan desa. Sejauh ini terdapat sebanyak 86 jenis produk unggulan dari 207 DSA yang berhasil diekspor dengan total nilai transaksi sebesar Rp10,07 miliar sejak akhir tahun 2019 hingga bulan Maret 2022.
Baca Juga: Astra Gelar "Festival KBA-DSA 2022: Catatkan Transaksi Ekspor Lebih dari Rp 10 Miliar"
Pada kesempatan ini, Astra juga menggelar kick off ekspor produk pertanian DSA, yaitu 15 kontainer kopi, 2 kontainer gula semut, dan 10 kontainer charcoal ke Belanda dengan total nilai Rp6,85 miliar.
Mulai Tahun 2018 hingga saat ini, Astra bersama Grup dan Yayasan Astra mengembangkan program DSA fokus pada bidang peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembangan kapasitas produk unggulan desa. Program DSA juga telah melibatkan banyak pihak, diantaranya expertise, akademisi, start up, komunitas masyarakat, serta tentunya dukungan dari pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya
-
Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik
-
Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi
-
99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!
-
Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026
-
Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026
-
Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia
-
Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026
-
Rupiah Menguat Seiring Kembalinya Investor Asing