Suara.com - Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) mengajak talenta terbaik di Indonesia untuk berkarier di BUMN dalam program “Rekrutmen Bersama BUMN”. Program yang dibuka langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir itu memungkinkan proses rekrutmen berjalan secara terintegrasi di 50 BUMN Group.
Rekrutmen Bersama BUMN membuka kesempatan 2700 lowongan bagi putra-putri terbaik bangsa. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai BUMN terbesar turut berpartisipasi untuk menjaring talenta terbaiknya.
Direktur Human Capital BRI, Agus Winardono mengatakan, rekrutmen bersama ini diharapkan bisa menjadi ajang perseroan menjaring Insan BRILiaN (Pekerja BRI) terbaik untuk mewujudkan aspirasi BRI sebagai Home to The Best Talent.
“Melalui seleksi yang ketat dan terukur serta dengan pembekalan & program pengembangan yang mumpuni sesuai nilai-nilai perusahaan, maka akan didapatkan calon-calon pegawai berkualitas dan siap untuk berkarya,” ujar Agus.
Saat ini, Rekrutmen Bersama BUMN sudah dibuka mulai tanggal 15 hingga 25 April 2022 dan bisa diakses melalui https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id/. Dalam rekrutmen bersama tersebut, BRI berpartisipasi dengan membuka 2 posisi, yakni Relationship Manager dan Data Analyst/Data Engineer.
Relationship Manager dapat diikuti oleh lulusan S1 yang berasal dari semua jurusan/bidang studi Pendidikan, memiliki kemampuan komunikasi & selling skills yang baik, memiliki kemampuan daya analisis dan berpenampilan menarik. Sedangkan Data Analyst/Data Engineer dapat diikuti oleh lulusan S1 dari fakultas/jurusan Ilmu Komputer, Matematika, Teknik Informatika, Statistika, Ekonomi, Teknik Industri, Sistem Informasi, memiliki pengetahuan dalam Bahasa pemrograman/query, memiliki pengetahuan terkait data structure, data modelling, & data architecture, serta memiliki analytical, problem solving & komunikasi yang baik.
Informasi mengenai rekrutmen BRI juga bisa diakses melalui akun Instagram resmi Human Capital BRI @Lifeatbri dan akun LinkedIn resmi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
“BRI bertekad Memberi Makna Indonesia melalui program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) atau Human Capital. Tekad mulia tersebut diantaranya diimplementasikan dengan partisipasi dalam rekrut Bersama BUMN untuk turut mengembangkan bakat-bakat generasi muda agar lebih optimal menghadapi dunia kerja,” tambahnya.
Agus juga mengungkapkan bahwa pihaknya mengajak talenta terbaik bangsa untuk bekerja di BRI, karena selain bekerja di lingkungan yang menyenangkan, kreatif, dan dinamis. “Tidak banyak perusahaan yang dapat memberikan jenjang karier yang memotivasi dengan lingkungan kerja yang suportif, unik, dan beragam serta mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan dengan kompensasi dan benefit di atas rata-rata industri. BRI salah satu tempat berkarya yang mampu memberikan ketiganya," katanya.
Baca Juga: Daftar Posisi Rekrutmen Bersama BUMN 2022 yang Kuotanya Masih Banyak, Apa Saja?
Agus juga mengungkapkan, pihaknya mengajak talenta terbaik bangsa untuk bekerja di BRI. Selain menghadirkan lingkungan kerja yang suportif, kreatif, dan dinamis, BRI juga memberikan perhatian besar pada kesejahteraan karyawan,salah satunya dengan memberikan kesempatan keryawannya untuk menjadi bagian dari pemilik perusahaan.
Perhatian besar BRI terhadap kesejahteraan karyawan terbukti dari adanya program Employee Stock Allocation (ESA). Program ESA adalah pemberian sejumlah saham perusahaan kepada karyawan (insan BRILiaN) sesuai syarat yang sudah ditetapkan. Melalui program tersebut, pekerja yang memenuhi syarat memiliki hak untuk memiliki sejumlah saham perusahaan. Kepemilikan saham oleh karyawan secara langsung maupun tidak langsung akan meningkatkan rasa memiliki insan BRILiaN atas perusahaan ini. Hal ini juga otomatis menambah semangat karyawan agar terus bekerja secara maksimal.
“Tidak banyak perusahaan yang dapat memberikan jenjang karier yang memotivasi dengan lingkungan kerja yang suportif, unik, dan beragam serta mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan dengan benefit di atas rata-rata industri. BRI salah satu tempat berkarya yang mampu memberikan ketiganya,"pungkasnya.
Berita Terkait
-
Lowongan Kerja Telkom Masih Dibuka Untuk 250 Posisi, Karyawan Baru Bergaji Sekitar Rp 10 Juta
-
Rekrutmen Bersama BUMN Masih Dibuka, Karyawan Muda Ungkap Rahasia Kerja di Telkom
-
Buka Lowongan Kerja hingga 25 April 2022, Segini Gaji Karyawan Baru Telkom
-
Holding Danareksa Diminta Rekrut Generasi Milenial Untuk Jabat Posisi Strategis
-
Telkom Buka Lowongan Kerja Karyawan Tetap 'Digital Connectivity', Gajinya Diatas Rp10 Juta
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya
-
Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan
-
Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026
-
UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
-
Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI
-
Kejar 100 GW PLTS, Pemerintah Percepat Transisi Energi Nasional
-
IHSG Anjlok 6,6% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 899 Triliun
-
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini Naik, Cek Data Kenaikan Sejak Sabtu
-
Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan