Suara.com - Telkom memastikan tetap membuka lowongan kerja karyawan tetap melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022 hingga 25 April.
Luthfan Aufar Akbar yang menjabat Transport Backbone Specialist, bidang Digital Connectivity Telkom menuturkan, Digital Connectivity adalah panglima operasional Telkom.
Tugasnya tidak hanya mengelola sistem jaringan telekomunikasi dan jaringan telekomunikasi, tetapi juga menjaga layanan digital Telkom secara komprehensif.
“Tugas kami di Digital Connectivity adalah memastikan masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan Telkom dengan optimal. Jika ada gangguan, kami langsung gerak cepat agar layanan kembali normal. Jaringan di darat dan di laut (kabel laut) menjadi tanggung jawab kami,” kata Luthfan, Kamis (21/4/2022)
“Teman-teman, ini kesempatan luar biasa untuk bergabung dengan Telkom. Mari berkontribusi untuk Indonesia dengan hadir sampai ke pelosok negeri," ujarnya lagi.
Untuk bisa seperti Luthfan dan menjadi bagian dari Telkom Indonesia dengan berkontribusi untuk memastikan layanan konektivitas masyarakat Indonesia, pelamar dapat berasal dari jurusan Fisika, Sistem dan Teknologi Informasi, Teknik Elektro, Teknik Telekomunikasi, Ilmu Komputer, Teknik Informatika, dengan kualifikasi lulusan D4/S-1 maupun S-2.
Selanjutnya, apa saja benefit yang didapatkan jika menjadi karyawan Telkom? Karyawan baru di Telkom Indonesia dengan penempatan Jakarta mendapatkan benefit berupa take home pay di kisaran Rp10 juta.
Jumlah ini belum termasuk bonus tahunan yang diberikan sesuai kinerja perusahaan dan kinerja karyawan. Sementara fasilitas kesehatan karyawan tetap di Telkom dilayani oleh Yayasan Kesehatan (Yakes) Telkom dengan mitra rumah sakit dan klinik di seluruh Indonesia.
Periode pendaftaran program rekrutmen bersama BUMN masih berlangsung hingga 25 April 2022. Kesempatan untuk menjadi karyawan tetap BUMN dengan kode emiten TLKM juga masih dibuka untuk 11 bidang pekerjaan untuk 250 posisi.
Baca Juga: Telkom Jalin Kerjasama Data Center dengan Perusahaan Raksasa Asal Singapura
Sebagai perusahaan yang saat ini sedang bertransformasi dari perusahaan telekomunikasi menjadi perusahaan digital telecommuniation, Telkom memberikan kesempatan kepada talenta terbaik bangsa untuk ikut berkontribusi dalam upaya mendukung terwujudnya pemerataan kualitas akses informasi dan membangun ekosistem digital di Indonesia.
Dari 11 bidang pekerjaan yang dibuka di Telkom Indonesia kali ini, ada beberapa bidang pekerjaan di bidang digital yang bisa dipilih oleh para job seeker. Di antaranya adalah bidang Digital Connectivity.
Pelamar yang nantinya lolos dan menjadi karyawan untuk bidang pekerjaan ini akan mengelola sistem dan jaringan telekomunikasi meliputi kebijakan, operasional, dan maintenance untuk memastikan layanan konektivitas pelanggan selalu terjaga.
Digital Connectivity adalah salah satu core business Telkom Indonesia sebagai perusahaan digital telco. Bidang ini turut memberikan kontribusi besar bagi Telkom dalam menjalankan business legacy, sekaligus berperan penting dalam mendukung terwujudnya kesetaraan akses informasi untuk masyarakat di seluruh Indonesia.
Telkom mengimbau para pelamar untuk tetap berhati-hati terhadap beragam modus penipuan, seluruh rangkaian proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apapun.
Untuk informasi lengkap mengenai pendaftaran rekrutmen bersama, silakan mengunjungi website rekrutmenbersama.fhcibumn.id. serta kunjungi pula laman instagram @livingintelkom untuk info terkait tips dan trick serta informasi budaya dan work-life di Telkom Indonesia!.
Berita Terkait
-
Buka Lowongan Kerja hingga 25 April 2022, Segini Gaji Karyawan Baru Telkom
-
Telkom Buka Lowongan Kerja Karyawan Tetap 'Digital Connectivity', Gajinya Diatas Rp10 Juta
-
Daftar Posisi Rekrutmen Bersama BUMN 2022 yang Kuotanya Masih Banyak, Apa Saja?
-
Cara Membuat SKCK Online Sebagai Syarat Ikut Rekrutmen Bersama BUMN 2022
-
Telkom Jalin Kerjasama Data Center dengan Perusahaan Raksasa Asal Singapura
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Riset Ungkap Fakta di Balik Kritik Medsos Soal MBG
-
Tenor Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun, Pemerintah Klaim Cicilan Lebih Ringan
-
CEO World Economic Forum Mundur Usai Hubungannya dengan Jeffrey Epstein Terkuak
-
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah
-
Keuangan Indonesia Terancam, S&P Peringatkan Kondisi Ekonomi Pemerintah RI
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD