Suara.com - Perusahaan financial technology atau fintec, Flip terus mengembangkan layanan International Transfer untuk solusi B2B Flip for Business.
Berkat fitur ini, perusahaan dapat mengirim uang hingga ke 1.000 rekening di luar negeri sekaligus dengan biaya yang terjangkau, baik ke rekening pribadi maupun bisnis secara real-time.
Pengusaha dapat menikmati layanan International Transfer pada Flip for Business sejak Januari 2022.
"Kami menyadari bahwa transfer uang ke luar negeri oleh para pengusaha sangat dibutuhkan, misalnya untuk transfer ke para mitra atau supplier yang berada di luar negeri secara sekaligus. Oleh karena itu, kami meluncurkan fitur International Transfer pada solusi B2B kami, Flip for Business," kata VP Enterprise Growth & Business Development Flip Henri Halim, Jumat (22/4/2022).
Selain terlisensi Bank Indonesia, fitur International Transfer pada Flip for Business juga memiliki biaya per transaksi berhasil tanpa adanya biaya tersembunyi serta kurs pengiriman uang yang lebih kompetitif.
Selain itu, layanan International Transfer di Flip for Business memproses transaksi jauh lebih cepat dibandingkan layanan konvensional dan bukti transfer yang dikirimkan ke e-mail penerima sehingga dapat termonitor dengan baik.
Saat ini, layanan International Transfer Flip for Business dapat melayani ke beberapa negara, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Inggris, Australia, dan Jerman.
Negara-negara tersebut menjadi negara yang paling diminati oleh para pelaku bisnis di Indonesia. Namun, Flip akan menambah jumlah negara lainnya di kemudian hari.
Flip for Business merupakan sebuah solusi otomasi transaksi bisnis dengan beberapa fitur yaitu Money Transfer, Accept Payment, dan International Transfer. Flip for Business dipercaya dapat menjadi solusi yang andal karena tingkat teknologi tinggi terintegrasi yang aman dalam hanya satu platform.
Baca Juga: Beri Biaya Rp 100 Juta, Ini Pemenang #FlipSehidupSemati
Layanan ini juga sebagai wujud upaya Flip untuk mempermudah dan mendukung kelancaran arus transfer uang antarnegara, khususnya dari Indonesia ke luar negeri.
"Flip berharap dapat terus membantu semakin banyak perusahaan dan pemilik bisnis di Indonesia melalui solusi keuangan B2B, baik untuk keperluan transfer uang ke domestik maupun luar negeri serta penerimaan pembayaran," kata Henri.
Berita Terkait
-
Asus Zenbook 14 Flip OLED Meluncur ke Indonesia, Harga Mulai Rp 18 Jutaan
-
Asus Rilis Jajaran Laptop Baru, Targetkan Konten Kreator Indonesia
-
Samsung Jadi Penguasa Ponsel Lipat di Dunia Sepanjang 2021, Galaxy Z Flip 3 Terlaris
-
Riset YouGov: DANA Jadi Platform Transfer Uang Paling Diminati selain Mobile Banking dan ATM
-
Beri Biaya Rp 100 Juta, Ini Pemenang #FlipSehidupSemati
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
Terkini
-
Emas Antam Hari Ini Harganya Lebih Murah, Dipatok Rp 2,85 Juta/Gram
-
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera
-
Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
-
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR