Suara.com - Netflix memutuskan untuk untuk turun tangan guna mengatasi tindakan praktik berbagi kata sandi yang terus terjadi berulang kali.
Netflix berencana untuk mengenakan biaya tambahan khusus untuk akun yang digunakan banyak orang namun tidak tinggal dalam satu rumah yang sama.
Hal ini ditandai dengan adanya notifikasi peringatan yang dikirim ke pemegang akun yang kata sandinya digunakan bersama tapi tidak tinggal dalam satu atap.
Kebijakan ini kabarnya sudah mulai diberlakukan di Peru, Kosta Rika, dan Chili. Akun Netflix yang kerap berbagi password akan menerima tambahan biaya berkisar US$2,13 hingga US$2,99.
"Kami tidak mencoba untuk menghentikan berbagi itu, tetapi kami akan meminta Anda untuk membayar sedikit lebih banyak untuk dapat berbagi (kata sandi) dengannya dan agar dia mendapatkan manfaat dan nilai layanan, tetapi kami juga mendapatkan pendapatan yang terkait dengan penayangan itu," Chief Operating Officer Greg Peters kepada CNBC Internasional, Minggu (24/4/2022).
Meski sudah diberlakukan di tiga negara tersebut, Netflix masih belum menjelaskan apakah hal ini akan diberlakukan di banyak negara lain.
Peters menambahkan, perusahaan akan mempertimbangkan kembali terkait cara baru dalam berbagi akun di Netflix.
"Ini akan memakan waktu cukup lama untuk menyelesaikan ini dan untuk mendapatkan keseimbangan itu dengan benar," kata dia.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Film Korea Tayangan Netflix yang Paling Menegangkan!
Berita Terkait
-
Netflix Gelar Writing Master Class di Indonesia
-
Hadirkan Penulis The Flash, Begini Keseruan Netflix Writing Master Class di Indonesia
-
Ulasan Film Choose or Die: Pilihan Hidup Ditentukan Oleh Video Game
-
Dampak Perang Rusia, Saham Netflix Anjlok: Perusahaan Kehilangan 200 Ribu Pelanggan Periode Januari-Maret 2022
-
4 Rekomendasi Film Korea Tayangan Netflix yang Paling Menegangkan!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?
-
Pemerintah Genjot Energi Alternatif dari Singkong, Tebu, Jagung, dan Sawit
-
BRI KKB Tawarkan Bunga Mulai 2,85% Flat, Kredit Mobil Baru Kini Bisa Diajukan Lewat BRImo
-
Tambah Pasokan Listrik, 268 Proyek Pembangkit Baru Segera Dibangun