Suara.com - Pemerintah Indonesia dan pengusaha saat ini memegang peranan penting untuk menciptakan mudik aman dan nyaman di masa pandemi Covid-19. Peran pemerintah yang nyata adalah dengan mengerluarkan Surat Edaran (SE) Kepala BNPB No. 16 Tahun 2022 (Satuan Tugas Penanganan Covid-19) Tentang: Ketentuan Perjalanan Dalam Negeri Pada Masa Pandemi.
Dalam SE tersebut, terdapat sejumlah syarat yang harus dipatuhi masyarakat jika ingin melaksanakan mudik lebaran. Salah satunya ialah yang mendapatkan vaksinasi dosis ke-3 (booster) tidak tidak wajib menunjukkan hasil RT-PCR atau tes antigen. Sedangkan peran penting pengusaha ialah harus memberikan vaksinasi booster bagi para karyawan-karyawannya sebelum mereka mudik ke kampung halamannya.
Dalam sebuah webinar, dr. Erwin Setiawan yang merupakan pembicara dari PT Bio Farma (Persero) mengungkapkan bahwa, bahwa secara alamiah, kadar antibodi dalam tubuh manusia akan menurun seiring dengan berjalannya waktu, namun akan ada peran dari sel memori untuk kekebalan jangka panjang.
Erwin Setiawan menilai, vaksin booster sangatlah penting untuk meningkatkan imun tubuh, selain itu, setelah kita mendapatkan dosis vaksin ke-2, dalam jangka waktu kurang lebih 6 bulan pasti akan turun efektivitasnya, oleh karenanya dengan adanya booster, seseorang bisa memperpanjang masa perlindungan terhadap virus Covid-19 dan juga meningkatan kekebalan.
“Hasil studi menunjukkan bahwa terjadi penurunan antibodi setelah 6 bulan mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis primer (1 dan 2). Kadar antibodi akan naik signifikan setelah vaksinasi booster. Dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster untuk meningkatkan proteksi individu terutama kelompok rentan,” ujar dr. Erwin Setiawan dalam webinar yang berjudul “Peran Pemerintah dan Pengusaha Untuk Menciptakan Mudik Aman dan Nyaman – Pentingnya Vaksinasi Booster di Saat Mudik”
Erwin Setiawan juga menambahkan, penggunaan vaksin booster juga harus harus mendapatkan EUA atau NIE (Nomor Ijin Edar) dari BPOM dan rekomendasi ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization).
“Pelaksanaan vaksinasi booster merupakan program pemerintah yang memberikan penugasan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ; penunjukan langsung badan usaha penyedia ; dan/atau kerja sama dengan lembaga/badan internasional. Selain itu vaksin booster menggunakan vaksin yang telah mendapatkan EUA atau NIE (Nomor Ijin Edar) dari BPOM dan rekomendasi ITAGI,” tambah Erwin Setiawan.
Sementara itu, hadir sebagai pembicara kedua, yakni dr. Hasanah, memberikan anjuran kepada calon pemudik yang ingin mendapatkan vaksin booster sebelum mudik, agar menjaga badannya tetap dalam keadaan sehat.
“Saya menganjurkan agar sebelum vaksin, peserta yang ingin di vaksin harus istirahat yang cukup. Hal ini untuk menghindari efek lanjutan dari KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi),” kata dr. Hasanah yang merupakan seorang dokter yang bertugas di RS. Firdaus, Jakarta Utara.
Baca Juga: Pelabuhan Bakauheni Jadi Sorotan Presiden Jokowi di Musim Mudik Lebaran 2022
Sebagai catatan, vaksinasi booster VPP (Vaksin Program Pemerintah) menggunakan vaksin AstraZeneca, Pfizer, Moderna, sedangkan vaksinasi booster VGR (Vaksinasi Gotong Royong) menggunakan vaksin Sinopharm. Vaksin Sinopharm juga sudah mendapatkan EUA booster homolog dari BPOM. Selain itu, vaksin Sinopharm juga sudah mendapatkan EUA booster heterolog untuk Sinovac.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat
-
Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede
-
Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal
-
Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live
-
Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi
-
Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa
-
Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?
-
Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas
-
OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional
-
Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?