Dalam kesempatan itu Fardila menyampaikan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) yang menyebut kompetensi Humas Indonesia perlu dikembangkan.
Dalam rekomendasi tersebut menyatakan jika Humas Indonesia perlu membangun strategi berbasiskan goals perusahaan atau institusi, serta harus memiliki networking secara luas. Humas Indonesia juga harus memiliki proactive mindset dengan transformasi digital secara digital secara maksimal, inovatif, dan kolaboratif dengan pemangku kepentingan. Humas Indonesia menggunakan paradigma baru dalam melaksanakan perannya seperti memahami riset, data dan analytic dalam situasi apapun.
Fardila juga menjelaskan terdapat lima kapabilitas yang harus dimiliki oleh praktisi kehumasan, antara lain kemampuan membuat planning, campaign, melakukan crisis communication, evaluasi dan pengukuran, dan social capital atau networking.
Pada sesi selanjutnya, Emmy Kuswandari mengajak para peserta yang hadir baik secara luring maupun daring untuk mengerjakan latihan strategi kehumasan melalui diskusi kelompok. Adapun tema-tema yang dapat dipilih oleh kelompok peserta antara lain G20, IKN, Pemilih Cerdas, Sosialisasi Sistem Elektronik Pemerintahan, Stunting, Petani Millennials, dan Perubahan Iklim.
Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya yang meliputi Tujuan Organisasi, Menentukan Target Audiens, Menentukan Isu dari Target Audiens, SMART (ER) Objective, Menentukan Pesan, Membuat Aktivitas berbasis PESO, dan KPI Pengukuran dan Evaluasi.
Selain pemberian materi dan latihan oleh narasumber, acara juga dimeriahkan oleh games dan ice breaking yang diikuti oleh seluruh peserta Bimtek.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Fenomena Kelebihan Bayar Pajak Membengkak
-
Tugas Sri Mulyani Usai Dapat Jabatan dari Bill Gates
-
Bikin Gonjang-ganjing Global, RI Bakal Pangkas Produksi Batu Bara ke 600 Juta Ton di 2026
-
Purbaya Heran Kapal Bantuan Bencana Sumatra Ditagih Bea Cukai Rp 30 Miliar
-
Purbaya Tambah Rp 3 Triliun Anggaran Satgas Jembatan: Kalau Enggak Beres, Keterlaluan
-
Produksi Meroket, Mentan Amran Bidik Serapan Gabah 2026 Tembus 4 Juta Ton
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Rp1,2 Triliun Mengalir ke Aceh, Hasil Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo
-
Jumlah Investor Ritel BUMI Melejit saat Chengdong Lepas Miliaran Lembar Saham
-
Bisnis Darma Mangkuluhur, Cucu Soeharto Punya Saham Melimpah dan Gurita Usaha