Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada penutupan perdagangan sore ini, akhirnya bergerak melemah.
Mengutip data RTI, Kamis (9/6/2022) IHSG berbalik ke zona merah dengan ditutup melemah 0,14 persen atau terpangkas 10 basis point di level 7.182.
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 7.174 hingga batas atas pada level 7.257 setelah dibuka pada level 7.186.
Investor melakukan transaksi senilai Rp17,2 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp16,3 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp5,1 triliun dan aksi jual sebesar Rp4 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp1,12 triliun.
Pada penutupan kali ini, 202 saham menguat, 318 terkoreksi, dan 173 lainnya stagnan. Terpantau, delapan dari sebelas indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor transportasi sebesar minus 1,62 persen.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham IPPE yang naik 60 point atau menguat 25,00 persen ke level 300. ASHA menguat 22,07 persen atau bertambah 68 point ke level 376.
TRIS menguat 18,27 persen atau naik 34 point ke level 220. BMSR menguat 17,96 persen atau naik 150 point ke level 985. RBMS yang naik 9 point atau menguat 15,78 persen ke level 66.
Sementara itu saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham PANI 400 point atau melemah 6,98 persen ke level 5.325. CSAP melemah 6,97 persen atau koreksi 45 point ke level 600.
Baca Juga: Kamis Pagi IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.186
Selanjutnya saham PSGO terkoreksi 14 point atau melemah 6,93 persen ke level 188. SLIS turun 28 point atau melemah 6,93 persen ke level 376. BTON melemah 22 point atau turun 6,91 persen ke level 296.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,42 persen ke level 1.037. Sedangkan, JII turun 1,15 persen ke level 603.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi