Suara.com - Menparekraf Sandiaga Uno berkunjung ke Desa Wisata Buluh Berduri, Sipispis, Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Di sana, Sandiaga bertemu dengan nenek Ngatemi (69).
Awalnya, Sandiaga mencoba wahana arung jeram yang ada di Desa Wisata Buluh Berduri. Lalu setelah berganti pakaian, Sandiaga melihat nenek Ngatemi.
Seusai berkeliling Desa Wisata Buluh Berduri, Sandiaga mendatangi rumah Nenek Ngatemi. Sandiaga memberikan bantuan modal usaha hingga kloset.
"Nanti sudah lengkap dengan semua peralatannya, jadi tinggal dipasang. Ini wc duduk. Ibu kan usianya juga sudah lanjut. Sekaligus juga saya serahkan bantuan untuk usahanya," ujar Sandiaga Desa Wisata Buluh Berduri, Sipispis, Serdang Bedagai, Sumut.
Nenek Ngatemi pun tampak menangis. Sebagai informasi, Ngatemi merupakan seorang janda dan tinggal sendirian. Penghasilannya berasal dari para warga sekitar yang meminta bantuannya seperti mencuci piring, mencuci baju, hingga membersihkan rumah.
"Jangan menangis Ibu, Ibu yang penting bersyukur, doain kita, mudah-mudahan sekarang ga usah lagi susah-susah malam-malam ke sungai," ucap Sandiaga.
Adapun kedatangan Sandiaga terkait program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Sebab, Desa Wisata Buluh Berduri terpilih sebagai 50 besar desa/kampung wisata terbaik.
Desa ini menawarkan wisata arung jeram di aliran sungai Bah Bolon. Ada pula air terjun Bahgua setinggi 25 meter hingga Batu Boru Manjile yang memiliki cerita sejarah kerajaan Bajalingge.
Pengunjung juga bisa mencicipi beragam kuliner seperti mie glongsor, ikan cencen, hingga ombus-ombus. Lalu, aneka fesyen seperti ikat kepala laki-laki yakni gotong, hiasan kepala perempuan bernama bulang, dan kain tenun ulos.
Baca Juga: Tingkatkan Skill Emak-emak dan Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Dapat Dukungan dari Warga di Jaktim
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK