Suara.com - Setelah melihat animo dan respons positif di tahun lalu, INDODAX kembali menggelar Indodax Trading Competition berhadiah miliaran rupiah.
Acara yang kini bertajuk “INDODAX Trading Fest 2022:Trading Beyond The Limits” merupakan acara trading competition keempat Indodax yang diselenggarakan dengan nominal hadiah yang jauh lebih besar setelah sebelumnya sempat diselenggarakan selama tiga tahun berturut turut yaitu pada tahun 2019, 2020, dan 2021.
CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, trading competition ini kembali dilaksanakan sebagai komitmen utama Indodax sejak awal berdiri untuk terus meningkatkan minat dan literasi masyarakat Indonesia terhadap adopsi investasi kripto.
“Berdasarkan data yang dikeluarkan dari BAPPEBTI di bulan Februari tahun 2022 menunjukkan bahwa investor kripto di Indonesia sudah berjumlah 12,4 juta investor. Di kancah internasional pun, Indonesia bersama dengan Brazil merupakan negara dengan tingkat kepemilikan kripto terbanyak di dunia dengan persentase sebesar 41%. Sebagai pelaku industri, saya melihat potensi Indonesia terhadap kemajuan tren investasi kripto itu sangat besar,” jelas Oscar.
Oscar pun menambahkan bahwa Potensi yang besar tentu harus diimbangi dengan tingkat literasi yang cukup. Untuk itu tujuan utama adanya trading competition ini untuk meningkatkan minat dan literasi masyarakat agar semakin aware dengan eksistensi kripto sebagai suatu alternatif investasi.
Oscar pun yakin Indodax Trading Fest 2022 akan menjadi suatu ajang yang berdampak positif khususnya bagi masyarakat Indonesia yang belum mengenal kripto atau yang masih memiliki pengetahuan minim akan hal tersebut. Berkaca dari edisi lalu, trading competition Kali Ini dibuat sedemikiran rupa agar jauh lebih menarik minat masyarakat.
“Selain hadiahnya yang jauh lebih besar dari edisi sebelumnya, Indodax Trading Fest 2022 ini juga didukung oleh trade engine baru, dimana fitur yang tersedia akan semakin canggih. New trade engine Indodax menghadirkan skalabilitas yang lebih besar untuk memfasilitasi transaksi Aset Kripto yang terus meningkat seiring berjalannya waktu. Seperti Fitur Fill or Kill (FOK) yang bisa memudahkan user untuk melakukan transaksi di harga spesifik yang ada pada metode Market Order. Ada juga Fitur Slippage protection yang bisa melindungi dari rendahnya Likuiditas yang ada di pasar,” jelas Oscar.
Dalam acara Indodax Trading Fest 2022 ini, terdapat tiga kategori yang bisa diikuti yakni Kategori Individu, Kategori Team, dan Kategori Spesial Indodax Prioritas. Saat ini, Indodax merupakan perusahaan crypto exchange yang memiliki member paling banyak di Indonesia, yaitu 5,4 juta member dan menghadirkan banyak sekali aset kripto yang bisa menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan trading. Di Trading Fest 2022, peserta bebas memilih aset kripto apa saja untuk melakukan jual beli kecuali untuk aset kripto berjenis stablecoin.
“Pemenang trading competition tidak akan ditentukan dari saldo akhir, melainkan dari besarnya presentase ROI, dalam arti akan dinilai berdasarkan presentase keuntungan yang didapat. Jadi, secara tidak langsung masyarakat bisa mengikuti trading competition ini dengan modal berapapun, modal sekecil apapun untuk mendapatkan total hadiah miliaran rupiah. Di samping itu kami juga memiliki side event berupa lomba bagi pengguna yang baru mendownload aplikasi Indodax di Playstore & Appstore,” tutup Oscar.
Baca Juga: Valbury Asia Futures Luncurkan Aplikasi Trading Forex
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli