Suara.com - BRI kembali memberikan dukungan bagi peningkatan kualitas SDM di Indonesia melalui penyaluran bantuan perbaikan sekolah rusak, di berbagai wilayah tapal batas Indonesia. Kali ini, kebahagiaan meliputi siswa/i SD Negeri (SDN) 006 Bandarsyah Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
Pada Kamis (16/6/2022), BRI menyerahkan secara resmi bantuan renovasi sekolah SDN 006 Bandarsyah Natuna.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, SDN 006 Bandarsyah adalah satu dari beberapa sekolah di Kabupaten Natuna yang memiliki kondisi yang parah dan diperlukan perbaikan. Kondisi tersebut ditunjukkan dengan bangunan ruangan kelas yang rusak parah/berat, seperti lantai yang retak, platfon kelas dan koridor sudah lapuk.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli “Ini Sekolahku”, BRI mengambil inisiatif memberikan bantuan perbaikan memajukan SDN 006 Bandarsyah hingga menjadi sekolah yang indah, bersih dan nyaman.
Bantuan renovasi diberikan dalam bentuk perbaikan bangunan dan sarana prasarana sekolah yang rusak, seperti kursi kelas, meja kelas, lemari kelas, atau peralatan pendukung pendidikan lainnya. Kegiatan renovasi sekolah tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan.
Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto mengungkapkan, BRI terus aktif mengambil peran memajukan pendidikan di Indonesia. Salah satunya dengan membantu memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak, agar sekolah dapat menjadi rumah yang aman dan tempat belajar yang nyaman bagi generasi penerus bangsa.
Program Ini Sekolahku dari BRI juga diharapkan dapat memberikan solusi bagi ketersediaan infrastruktur sekolah yang lebih memadai, sehingga akhirnya sekolah akan menciptakan SDM unggul bagi kemajuan bangsa.
“Kami menyasar sekolah-sekolah di berbagai pelosok daerah atau di wilayah perbatasan. Renovasi sekolah ini diharapkan dapat mendorong siswa dan siswa SDN 006 Bandarsyah, agar semakin semangat menuntut ilmu dan mampu menciptakan SDM-SDM yang handal juga berdaya saing," ungkapnya.
Sementara itu, H. Maridan, selaku Kepala Sekolah SDN 006 Bandarsyah mengungkapkan terima kasih dan apresisasi kepada BRI atas perhatian besarnya terhadap dunia pendidikan dengan memperbaiki SD Negeri 006 Bandarsyah.
Baca Juga: Sales Volume Bisnis Acquiring BRI Capai Rp Rp66,4 Triliun hingga Kuartal II-2022
“Dengan adanya renovasi ruang kelas ini, kami, murid dan guru merasa nyaman dan bahagia dengan adanya fasilitas sekolah yang begitu bagus dan indah. Hal ini menambah semangat baru dalam proses belajar dan mengajar. Kami berharap, mudah-mudahan program seperti ini dapat dilanjutkan untuk sekolah-sekolah lainnya, tidak hanya di Kabupaten Natuna dan juga sekolah lain di Indonesia”, ungkapnya.
Sebelumnya, BRI melalui Program “Ini Sekolahku” telah melakukan perbaikan enam sekolah di wilayah tapal batas, yakni di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepulauan Riau, Kalimantan dan di perbatasan Jayapura, Papua.
Di wilayah Nusa Tenggara, BRI telah melakukan renovasi SD Negeri Fatukmetan, Atambua dan SD Katolik Henes, Belu. Di Jayapura, bantuan renovasi diberikan kepada SD Negeri Mosso di Kampung Mosso, Kecamatan Muara Tami, Jayapura.
Sementara di Kepulauan Riau, bantuan perbaikan sekolah diberikan kepada siswa/I SDN 006 Meral, Tanjung Balai Karimun. Selain itu, di wilayah Kalimantan, BRI telah melakukan renovasi SDN 001 Onsoi Nunukan dan SDN 011 Janting Badau.
Semua bantuan yang diberikan BRI ditujukan untuk mencetak pelajar atau SDM yang berkualitas, demi mendorong Indonesia dari negara berkembang, menjadi negara maju sesuai dengan yang ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Berita Terkait
-
Sponsor Utama Liga 1, Simak Promo-promo Menarik dari Bank BRI
-
Astana Veda Jadi IT Remote Office Pertama Milik BRI
-
BRI Siapkan 4 Syarat agar Stimulus Berjalan Efektif, Ini Detailnya
-
BRI: Sektor UMKM Kuasai 60,3% Produk Domestik Bruto Indonesia
-
Proporsi Penyaluran Kredit UMKM BRI akan Terus Didorong Tumbuh hingga 85% pada 2024
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi
-
420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital
-
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara