Suara.com - Para pengayuh becak, pemulung, juru parkir, pedagang asongan, tukang ojek, dan profesi nonformal lainnya mendapat paket makanan siap saji dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui giat Umar bin Khattab (UBK). Masyarakat tersebut merupakan pekerja rentan di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang.
"Paket makanan siap saji ini didistribusikan untuk para pekerja nonformal yang sedang mencari rezeki di jalanan kota, seperti para pengayuh becak, pemulung, juru parkir, pedagang asongan, tukang ojek, dan profesi nonformal lainnya," ujar pimpinan Baznas RI, Saidah Sakwan MA, di Jakarta, Rabu (27/7/2022).
Saidah berharap, bantuan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan gizi para pekerja rentan, sehingga dapat terus produktif untuk mencari rezeki demi kebutuhan keluarga.
"Semoga paket sajian berkah bergizi ini dapat membantu meringankan akses asupan harian layak bagi para masyarakat pekerja rentan," kata Saidah.
Menurut, pendistribusian paket makanan siap saji menjadi salah satu fokus Baznas dalam membantu kebutuhan gizi masyarakat rentan.
Sebelumnya pada periode Januari hingga Mei 2022, Baznas melalui program Bank Makanan telah mendistribusikan makanan siap saji sebanyak 28.875 kepada para pekerja rentan dan pedagang kecil di wilayah Jabodetabek.
Makanan siap saji tersebut didistribusikan Baznas di Jakarta Pusat 1.855 paket makanan, Jakarta Utara 2.120 paket makanan, Jakarta Timur 3.761 paket makanan, Jakarta Selatan 5.860, Jakarta Barat 705 paket makanan, Bogor 1.600 paket makanan, Kabupaten Bogor 2.300 paket makanan, Depok 2.000 paket makanan, Tangerang 250 paket makanan, Tangerang Selatan 2.334 paket makanan, Kabupaten Tangerang 2.880 paket makanan, Bekasi 750 paket makanan, serta Kabupaten Bekasi 2.460 paket makanan.
Jumlah tersebut tidak termasuk makanan yang didistribusikan oleh Baznas tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Menurut Saidah, Baznas terus berinovasi dengan program yang inovatif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada muzaki (orang yang membayar zakat, infak dan sedekah atau disingkat ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya atau DSKL), serta mustahik (penerima ZIS).
Baca Juga: Program Baznas Santripreneur Dorong Kemandirian Santri untuk Berwirausaha
"Mudah-mudahan program ini dapat memberikan kebahagiaan bagi para penerima manfaat dan dapat meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok pangan hariannya. Baznas berterima kasih kepada uluran tangan dari donatur yang telah berbagi dengan masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan. Semoga keberkahan selalu menyertai kita semua," ujar Saidah.
Berita Terkait
-
Sekolah Cendekia Baznas Luncurkan Buku Dari Anak Indonesia untuk Anak Indonesia
-
Sambut Hari Anak Nasional, Sekolah Cendekia Baznas Luncurkan Buku Dari Anak Indonesia untuk Anak Indonesia
-
Jalin Kerja Sama dengan Gerakan Pramuka, Baznas: Pramuka Jadi Spirit Kami Dalam Tunaikan Tugas Selama Ini
-
Program Baznas Santripreneur Dorong Kemandirian Santri untuk Berwirausaha
-
Baznas Bangun 340 Hunian Sementara untuk Penyintas Erupsi Gunung Semeru
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin
-
Bank Indonesia: Kredit Tumbuh 9,9 Persen di Januari
-
Bank Indonesia Dorong Optimalisasi Rp2.500 Triliun Kredit "Menganggur"
-
Kemenkeu Kantongi Rp 40 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara
-
Bahlil: Jangan Mimpi Swasembada Energi Kalau Tak Ada Terobosan
-
Endus Gratifikasi Mobil Alphard Pejabat Kemenkeu, Purbaya Akan Hubungi KPK
-
BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI
-
Strategi Gojek Hindari Driver yang Meninggal Dunia Saat On Bid
-
Susul ANTM dan PTBA, PT Timah Juga Kembali Nyandang Nama Persero
-
Danantara: Perusahaan China, Prancis, Hong Kong, Jepang dan Singapura Lolos Seleksi PSEL