Suara.com - Usaha gabungan pembuatan baterai, Toyota Motor Corp dan Panasonic Corp kembali membeli lithium dari proyek penambangan Rhyolite Ridge ioneer Ltd guna memenuhi permintaan baterai kendaraan listrik di Amerika Serikat.
Reuters dalam laporannya mengatakan, merujuk pada kesepatan yang ditandantangani pada Minggu (131/7/2022) lalu, ioneer akan memasok 4.000 ton lithium karbonat setiap tahun selama lima tahun ke Prime Planet Energy & Solutions (PPES), yang dibentuk oleh Toyota dan Panasonic pada 2020.
Pasokan itu akan dimulai pada tahun 2025, garis waktu yang sebagian bergantung pada ioneer yang memperoleh pembiayaan dan perijinan.
Turut tertulis dalam kesepakatan tersebut terkait komitmen dari PPES bahwa lithium ioneer akan digunakan untuk membuat suku cadang baterai kendaraan listrik di Amerika Serikat untuk pasar negara itu.
PPES, yang berbasis di Jepang, dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk membangun pabrik baterai di Carolina Utara bagian barat.
"Seluruh tujuan dari perjanjian ini adalah agar lithium ini digunakan di Amerika Serikat," kata Ketua Eksekutif ioneer James Calaway kepada Reuters.
Presiden PPES Hiroaki Koda mengatakan kesempatan yang dimiliki dengan ioneer memberikan langkah pertama bagi pihaknya untuk mengamankan pasokan lithium AS. Dia pun mengaku percaya pada teknologi yang dimiliki ioneer.
Jumlah lithium yang akan dipasok ioneer ke PPES cukup untuk membuat sekitar sekitar 150.000 baterai kendaraan listrik per tahun, meskipun angka itu akan bervariasi tergantung pada desain dan faktor lainnya.
Ioneer yang berbasis di Australia bertujuan untuk memproduksi sekitar 21.000 ton lithium di Nevada setiap tahun mulai 2025.
Baca Juga: Ini Keuntungan Beralih Jadi Pengguna Kendaraan Listrik
Perusahaan itu menandatangani kesepakatan pasokan dengan Ford Motor pada pertengahan Juli dan tahun lalu dengan Ecopro Korea Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau