Suara.com - Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) menggelar pelatihan pengolahan lidah buaya (aloe vera) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pelatihan ini dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Sandiaga mengatakan, pelatihan pengolahan lidah buaya ini menjadi penting diberikan ke masyarakat, terutama emak-emak. Sebab produk olahan lidah buaya ini dapat dijadikan produk kecantikan. Jika dilihat dari segi bisnis, produk itu dinilai tidak mudah redup.
"Pelatihannya adalah pengolahan tanaman lidah buaya yang banyak sekali di sini, aloe vera menjadi sabun untuk kecantikan. Pelatihan ini kita lakukan untuk meningkatkan penghasilan. Nah kalau penghasilan meningkat, biaya hidup kita bisa penuhi. Ini langkah tegas dan konkret dari Gemawira adalah untuk menciptakan lapangan kerja," jelas Sandiaga.
Selain itu, kata Sandiaga, untuk memproduksi produk kecantikan dari lidah buaya ini tidak membutuhkan modal yang besar. Karena lidah buaya ini merupakan tanaman rumahan yang bisa langsung dimanfaatkan.
"Begitu punya produk aloe vera setelah pelatihan ini, nanti Gemawira bisa langsung membeli. Karena Gemawira punya jaringan yang luar biasa. Yang penting saya ingin pastikan bahwa ini akan membantu ekonomi keluarga," tutur Sandiaga.
"Dan tahun ini kami menargetkan terciptanya 1,1 lapangan kerja baru dan berkualitas oleh para UMKM di Parekraf (Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), dengan target 2024 yakni 4,4 juta lapangan kerja baru," lanjutnya.
Sementara, Ketua Gemawira Kalimantan Barat, Susi Megawati mengatakan, para peserta yang didominasi oleh emak-emak bisa menciptakan ekonomi baru di dalam lingkungannya dengan keterampilan setelah pelatihan ini.
"Antuasias para peserta sangat luar biasa. Apalagi tau juga emak-emak akan datang Pak Menteri pada hari ini sehingga bisa mendorong semangat para emak-emak untuk mengikuti pelatihan ini," kata Susi.
Hal lain, Susi menilai Sandiaga telah memiliki bukti nyata dalam penciptaan lapangan kerja dan membantu UMKM di Indonesia. Berkat kerja keras dan inovasinya, Sandiaga mampu mengembangkan usahanya sehingga tercipta peluang kerja yang luas.
Baca Juga: Kisah Ibu Dina Ingin Lestarikan Batik, Sandiaga: Kita Adakan Pelatihan
"Pak Sandiaga ini merupakan sosok yang luar biasa, bekerja keras, dan inovatif seperti cerita beliau yang tadinya memiliki karyawan hanya tiga orang lalu dikembangkan saat ini sudah memberikan peluang kerja sebanyak 30 ribu orang. Sehingga kita berharap seperti itulah yang menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya," tambah Susi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Kapasitas Naik Jadi 727 MW, PGE Kejar Target 1,8 GW pada 2033
-
Bitcoin Menguat ke USD97.000, Data Inflasi AS Redam Kekhawatiran Pasar Kripto
-
Kementerian PU Targetkan Pengungsi Aceh Keluar Tenda Sebelum Ramadan
-
Bisnis 2026: Rhenald Kasali Soroti Dominasi AI dan Pergeseran Psikologi Publik
-
Lewat MVP PNM, 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu Sebagai Pahlawan Keluarga
-
Banjir Putus Jalur KA PekalonganSragi, Sejumlah Perjalanan Dialihkan dan Dibatalkan
-
Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!
-
Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?