Suara.com - Membeli rumah murah namun tidak murahan adalah impian semua orang. Untuk mendapatkan spesifikasi ini, calon pembeli biasanya mengincar rumah yang dilelang oleh bank. Rekomendasi tempat lelang rumah murah bisa disimak di situs-situs berikut ini. Biasanya rumah tersebut disita lantaran sang debitur tidak mampu melunasi kreditnya.
Melalui situs-situs lelang rumah bank BUMN ini calon pembeli bisa mengetahui beragam informasi mengenai rumah yang ingin dibeli. Antara lain luas tanah, luas bangunan, lokasi rumah, fasilitas rumah, dan limit harga. Sejumlah situs bank ini memasang limit harga mulai Rp100 juta-an. Berikut beberapa situs rekomendasi tempat lelang rumah murah.
1. Bank BTN
Jika anda berniat membeli rumah lelang lewat BTN, cukup kunjungi https://lelangagunan.bni.co.id/. Informasi cukup lengkap bisa didapatkan dari situs tersebut. BTN bahkan melelang rumah dari seluruh Indonesia lewat website di atas. Di sini calon pembeli juga bisa memilih metode pembayaran sehingga dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial.
2. Bank BRI
Sebagai bank dengan status BUMN, BRI juga memiliki situs lelang rumah yakni https://infolelang.bri.co.id/. Selain melihat rumah dan properti lain di seluruh Indonesia, situs BRI juga menyediakan informasi jadwal lelang terdekat sehingga anda tak ketinggalan dalam mengikuti proses lelang untuk mendapatkan rumah impian. Situs ini juga menyediakan platform simulasi KPR agar bisa mengestimasi jumlah dan waktu pembayaran.
3. Bank BNI
Informasi lelang rumah selanjutnya bisa diperoleh dari BNI di alamat https://lelangagunan.bni.co.id/. Melalui situs tersebut calon pembeli tak hanya bisa melihat-lihat harga rumah tetapi juga aset lainnya seperti tanah dan ruko.
4. Bank Mandiri
Baca Juga: Akad Massal KPR Subsidi BTN
Bank Mandiri menyediakan situs lelang rumah melalui https://lelang.bankmandiri.co.id/. Situs ini menyediakan informasi lelang rumah dari seluruh Indonesia. Untuk mulai melakukan lelang, calon pembeli harus mendaftarkan akun terlebih dahulu.
Demikian empat situs lelang rumah bank BUMN yang bisa menjadi rujukan. Rumah memang menjadi kebutuhan primer setiap orang. Namun, sebelum membeli rumah pastikan dulu rumah tersebut cocok sebagai hunian anda dan keluarga. Beberapa pertimbangannya adalah lokasi, jarak dari tempat kerja, fasilitas pendidikan, dan kesehatan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
BTN Raih Penghargaan PR Indonesia Awards 2022
-
Kerja Sama dengan UGM, BTN Siapkan Klinik Rumah Swadaya bagi Masyarakat yang Butuh Informasi
-
BTN Siapkan Klinik Rumah Swadaya untuk Konsultasi Bangun Rumah secara Gratis di Yogyakarta
-
Pacu Penyaluran KPR Subsidi di Indonesia Timur, Bank BTN Gelar "BTN One Stop Housing Solution"
-
Akad Massal KPR Subsidi BTN
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri