Suara.com - Industri kecantikan saat ini sedang naik daun di Indonesia. Terlihat dalam beberapa waktu belakangan ini banyak bermunculan brand – brand kecantikan baru yang meramaikan pasar kosmetik Indonesia.
Kosmetik yang dimaksud tak hanya berupa make up, namun bisa meliputi body care, hair care, dan juga skin care. Maraknya skin care asal Korea Selatan yang terpasarkan di Indonesia, membuat banyaknya orang berlomba – lomba untuk menciptakan produk skin care nya sendiri dengan kandungan yang tak kalah apik dari produk asal Negeri Ginseng tersebut.
Indonesia merupakan salah satu pasar kosmetik yang sangat berprospektif dan menjanjikan. Bahkan untuk mendukung perkembangan bisnis dunia kosmetik pemerintah akan mendorong dan meningkatkan penyediaan bahan baku di dalam negeri.
Menurut data dari BPOM, untuk produk – produk skincare yang diluncurkan pada tahun 2021, terdapat peningkatan sebanyak 85% dibanding tahun sebelumnya. Tak hanya itu, dari data Kemenperin juga menyebutkan bahwa industri kosmetik nasional tumbuh hingga 20% dan akan terus berkembang.
Tahukah Anda ternyata berkembangnya industri kosmetik di Indonesia ini ternyata tak lepas dari peran perusahaan Toll Manufacture.
Toll Manufacture merupakan permintaan produksi sesuai bentuk sediaan atau tahapan dari perusahaan lain yang bisa dipenuhi oleh perusahaan penerima Toll Manufacture karena masih tersedia kapasitas produksi. Toll Manufacture ini juga sering dikenal dengan istilah maklon.
Toll Manufacture bisa mempermudah membuat kosmetik menggunakan brand sendiri tanpa harus memiliki pabrik terlebih dahulu. Tak hanya menawarkan proses pembuatan kosmetik, jasa maklon juga membantu mengurus proses legalitas dari brand yang akan diciptakan.
Seperti PT IntiCosmetic Lestari, perusahaan kecantikan ini sudah memiliki jasa toll manufacture kosmetik sejak tahun 2012, dan saat ini sudah memproduksi ribuan produk dari ratusan merk lokal dan ternama.
Banyaknya permintaan akan pembuatan kosmetik dari berbagai brand baru maupun ternama, membuat PT IntiCosmetic Lestari yang terletak di Jl. Kapuk Poglar No.4A Cengkareng, Jakarta Barat ini akhirnya membuka peluang lebih besar dengan menghadirkan perusahaan Toll Manufacture khusus di Tangerang yakni PT Inti Pesona Lestari.
Baca Juga: Ingin Punya Bisnis Skincare Sendiri? Begini Cara Praktisnya
PT Inti Pesona Lestari menawarkan jumlah MOQ (Minimum Order Quantity) yang cenderung lebih rendah dibandingkan jasa maklon lainnya. Di PT Inti Pesona Lestari, hanya dengan MOQ 2000, maka Anda telah bisa membuat produk dengan brand sendiri.
Client yang ingin membuat kosmetik sendiri tidak perlu ragu jika produk tidak sesuai harapan. Karna pada saat proses sampling formula, PT Inti Pesona Lestari memberikan kebebasan untuk revisi sample tanpa ada maksimum revisi. Jadi produk yang dihasilkan tentu saja akan sudah sesuai dengan yang diharapkan client, dan tentu saja produk yang dikembangkan sudah memiliki izin edar resmi dan telah terdaftar BPOM.
Berbagai kemudahan dan keuntungan lain bisa client dapatkan jika membuat produk kecantikannya di PT Inti Pesona Lestari. Bersama tim RnD berpengalaman, PT Inti Pesona Lestari terus mengembangkan beragam inovasi formula sesuai dengan kebutuhan pasar dan permintaan client.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kok Bisa ESDM Seenaknya Stop Sementara Ekspor Batu Bara, Ini Alasannya
-
Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan
-
Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor
-
Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026
-
Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T
-
Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?
-
Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM
-
BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG
-
Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?