Suara.com - Para pengusaha ternak dan peternak diminta mempersiapkan cadangan pakan untuk mengatasi ketersediaan pakan pada saat musim kemarau.
“Di Karawang ini pada saat tertentu seperti saat musim kemarau, (biasanya) terjadi kelangkaan pakan," kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang, Handoko.
Menurut dia, ketersediaan pakan ternak pada musim kemarau harus dipersiapkan matang. Sehingga, pihaknya melakukan sosialisasi budi daya pembuatan pakan hijauan hewan ternak kepada para peternak.
Ke depannya, ia berharap, para peternak tidak perlu membeli pakan dari luar, karena untuk memenuhi kebutuhan pakan bisa dilakukan sendiri.
"Jadi nanti di setiap kecamatan mempunyai kebun-kebun tempat pembibitan untuk pakan hijauan ternak. Ada odot, pakchong, dan lainnya yang bisa kita kembangkan. Jadi tidak ada lagi peternak kita di musim tertentu kehabisan pakan,” kata dia.
Ia memaparkan, saat ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang tengah mengupayakan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) para peternak. Hal itu dilakukan melalui sosialisasi budi daya pembuatan pakan hijauan hewan ternak.
Diharapkan dengan sosialisasi itu akan memberikan sejumlah manfaat, khususnya pengetahuan yang akan diterapkan mengenai pakan dan sektor peternakan.
Berita Terkait
-
Gebyar Paten Pemkab Karawang di Tirtamulya Disambut Antusias Warga
-
Warga Wadas Karawang Temukan Seorang Wanita Muda Berkeliaran di Sawah, Diduga Dalam Pengaruh Obat Terlarang
-
Pemkab Karawang Tambah Dua Unit Mobil Damkar Dari Anggaran 2022
-
Cegah Cacar Monyet, Dinkes Karawang Minta Warga Terapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih
-
Pemkab Karawang Imbau Masyarakat Waspadai Penyebaran Virus Cacar Monyet
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026