/
Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:06 WIB
Ilustrasi Cacar Monyet (Shutterstock)

KARAWANG - Masyarakat diimbau Dinas Kesehatan Karawang untuk mewaspadai kemungkinan munculnya virus cacar monyet. Meski hingga kini penyakit tersebut belum ditemukan di Kabupaten Karawang.

"Kita harus waspada, tapi jangan panik," ucap Kepala Dinkes Karawang Endang Suryadi, Selasa (9/8/2022).

Dia menerangkan, langkah agar terhindar penyakit cacar monyet salah satunya dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. 

“Cacar monyet itu kan penyakit akibat virus, mulai banyak terdapat di beberapa negara, terdekat Indonesia itu ada di Singapura. Sedangkan di Indonesia, baru ada satu suspek terpapar cacar monyet di wilayah Jawa Tengah,” ujar dia.

Meski baru ada satu suspek, katanya, tapi masyarakat harus tetap waspada.

“Saya tahu sampai kemarin malam baru diduga satu (pasien terpapar), di Jawa Tengah. Di Jakarta dan Jawa Barat belum ada dan mudah-mudahan jangan sampai ada,” katanya melansir dari Antara.

Dikatakannya, seperti pada umumnya penyakit cacar, gejala virus cacar monyet di antaranya sakit kepala, demam akut, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri otot, sakit punggung, hingga munculnya cacar.

“Perbedaannya, bintik-bintik merah itu lebih banyak di sekitar telapak tangan dan kaki. Kemudian, bintik kemerah-kemerahannya itu berbentuk bulat,” pungkas Endang. ***

Baca Juga: Pemkab Karawang Imbau Masyarakat Waspadai Penyebaran Virus Cacar Monyet

Load More