Suara.com - Nama Mia Melinda ditunjuk oleh Telkomsel untuk menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), anak perusahaan telekomunikasi pelat merah yang bergerak di bidang investasi.
Profil Mia Melinda yang lekat dengan profesi di bidang teknologi, bisnis digital, dan analitik dinilai manajemen Telkomsel menjadi sosok yang tepat mengisi posisi ini. Dirinya resmi berada di pucuk pimpinan TMI pada Juni 2022.
Mia pertama kali meniti karier di anak perusahaan PT Telkom tersebut pada 2000. Di Telkomsel, perempuan berhijab ini pernah menduduki berbagai jabatan dan divisi seperti Procurement, Corporate Strategy Development, Digital Lifestyle, Data Solution, dan Big Data Insight Business. Terakhir, sebelum ditunjuk sebagai CEO, Mia adalah Vice President Data Solution di Telkomsel sejak tahun 2018.
Sosoknya berperan penting di balik peluncuran Telkomsel Mobile Consumer Insight (MSIGHT) yang membantu pemerintah dan sektor industri mengelola potensi bisnis big data. MSIGHT juga membawahi Telco Credit Scoring, Telkomsel Paylater, Klop! (Loan Marketplace), T-Survey, dan produk lainnya.
TMI di bawah Mia Melinda akan memperkuat kolaborasi dengan banyak startup tanah air seperti Kredivo, SiCepat, PrivyID, Halodoc, dan Inspigo. TMI sendiri berivisi bakal memberikan investasi di perusahaan muda yang menjanjikan, mempercepat pertumbuhan dengan menyediakan akses ke ekosistem, aset, dan keahlian seperti Telkomsel.
TMI juga mencari startup-startup muda yang berani bertarung untuk masyarakat digital seperti dalam pembuatan konten, perdagangan, data, dan cloud. Di masa depan, TMI memilik target investasi yang lebih besar pada startup yang dapat menghadirkan solusi masa depan bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, pemilihan Mia Melinda yang sudah menjadi bagian dari Telkomsel diharapkan dapat lebih memperkuat nilai yang dibawa Telkomsel melalui TMI bersama dengan para pelaku startup.
"Kami optimis kehadiran Mia Melinda akan semakin memperkuat posisi dan langkah TMI dalam menjalin kolaborasi dengan para pelaku startup melalui sejumlah investasi strategis yang sekaligus mempertegas peta jalan transformasi Telkomsel selaku induk usaha TMI untuk memperkuat portofolio bisnis di sektor digital,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
TMI sendiri selama ini terus mengembangkan investasi pada solusi masa depan bagi masyarakat, yang berfokus pada sektor perdagangan dan periklanan, media dan hiburan, connecting device dan hardware, data dan analisis, serta jaringan dan infrastruktur. Melalui TMI, Telkomsel telah berinvestasi dengan nilai lebih dari USD 40 juta dan membantu mengembangkan startup Tanah Air, seperti Kredivo, PrivyID, Qlue, Halodoc, Tanihub, Tada, SiCepat, dan Inspigo
Baca Juga: Andalkan Teknologi 5G dan IoT, Telkomsel Kolaborasi dengan Jababeka
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Isu Merger Indihome dan Telkomsel, Begini Kata Dirut Telkom
-
Ada yang Baru! Ini Cara Transfer Pulsa Telkomsel Agustus 2022
-
Cara Cek Pulsa Telkomsel Langsung dari HP, Cukup 5 Detik!
-
Maknai HUT 77 RI, Telkomsel Menggelar Aneka Program Spesial
-
Andalkan Teknologi 5G dan IoT, Telkomsel Kolaborasi dengan Jababeka
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
-
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk
-
Produksi Listrik EBT Tembus 8.743 GWh, Pertamina Genjot Transisi Energi
-
BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026
-
Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia
-
IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan
-
Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?
-
Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman