Suara.com - Partai Amanat Nasional (PAN) memilih Menteri BUMN Erick Thohir sebagai salah satu bakal calon presiden yang akan diusung dalam Pilpres 2024.
Salah satu fungsionaris PAN Bara Hasibuan menilai sosok Erick yang memiliki rekam jejak yang baik di dunia bisnis dan pemerintahan adalah alasan PAN mantab memajukan nama Erick sebagai bakal capres di 2024.
"Trek record di dunia profesional, pemerintahan, dan bisnis serta karakter kuat yang membuat PAN memilih Erick sebagai bacapres," ujar Bara.
Bara menilai bahwa figur seperti Erick dibutuhkan bangsa Indonesia yang sedang bersaing menghadapi pertarungan perdagangan di pentas global. Selain memiliki pengalaman, Erick dinilai memiliki bakal teknis yang dapat mengantarkan Indonesia untuk menghadapi tantangan di abad 21.
"Erick Memiliki track record yang baik di profesional dan di dunia bisnis. Dia memiliki jiwa entrepreneurship yang mana semua ini merupakan karakter yang diperlukan dalam menghadapi tantangan di abad 21 ini," ujar Bara.
Rekam jejak Erick yang berhasil di dunia bisnis maupun pemerintahan tak terlepas pula keberaniannya dalam mengambil kebijakan. Ini terutama terkait dengan bersih-bersih di BUMN. Semua hal ini, kata Bara, membuat PAN mantab mengusung nama Erick sebagai salah satu calon suksesor Presiden Jokowi.
"Erick seorang yang berani. Bahkan sejak muda dia sudah berani dan mampu bersaing di pentas global dengan membeli klub dunia seperti 76ers dan Inter Milan," ujar Bara.
Bara yang mengenal Erick sejak masih pelajar ini mengaku tahu betul karakter petarung Erick yang tangguh. Ini ditambah kinerja yang telah terbukti tak hanya teruji di pentas nasional, melainkan pula di dunia internasional.
"Saya mengenal Erick sudah puluhan tahun. Dia sosok yang memiliki profesionalitas dan integritas. Sukses memimpin bisnis dan kini di BUMN," puji Bara.
Baca Juga: Siapa Istri Erick Thohir? Jarang Terekspos, Ini Sosoknya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
267 Emiten Belum Penuhi Ketentuan Free Float 15 Persen, Siapa Saja?
-
Laba Bank Danamon Tumbuh 14 Persen Jadi Rp4 Triliun pada 2025
-
Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini
-
BI Keluhkan Bunga Bank Baru Turun 40 Basis Poin
-
Bank Indonesia: Kredit Tumbuh 9,9 Persen di Januari
-
Bank Indonesia Dorong Optimalisasi Rp2.500 Triliun Kredit "Menganggur"
-
Kemenkeu Kantongi Rp 40 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara
-
Bahlil: Jangan Mimpi Swasembada Energi Kalau Tak Ada Terobosan
-
Endus Gratifikasi Mobil Alphard Pejabat Kemenkeu, Purbaya Akan Hubungi KPK
-
BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI