Suara.com - Mahalnya sejumlah harga bahan kebutuhan pokok saat ini, tak membuat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati gentar dalam menghadapi ancaman lonjakan inflasi. Pasalnya, pemerintah merasa bisa mengendalikan inflasi sektor ini.
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah telah memperkirakan laju inflasi pangan pada Agustus 2022 akan lebih terkendali. Sebab telah dilakukan berbagai upaya untuk menekan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.
"Deflasi yang disampaikan BPS kan utamanya kontribusinya adalah dari volatile food yang kemarin meningkat sampai di atas 11 persen dan sekarang sudah turun ke 8 persen kontribusinya. Ini memang sesuai dengan diagnosa," kata Sri Mulyani melalui pernyataan tertulis pada Jumat (2/8/2022).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2022 terjadi deflasi 0,21 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,57.
Deflasi pada Agustus 2022 utamanya disumbang oleh penurunan harga yang terjadi pada bawang merah yang memiliki andil ke deflasi sebesar 0,15 persen, cabai rawit sebesar 0,12 persen, dan cabai rawit sebesar 0,07 persen.
Sri Mulyani menjelaskan, pada Juli 2022 inflasi pangan atau volatile food tercatat mencapai 11,46 persen (yoy) pada Juli 2022. Namun pada Agustus 2022, inflasi volatile food lebih terkendali menjadi sebesar 8,93 persen (yoy).
Adapun bila pada Juli 2022, volatile food memberi andil 0,25 persen pada laju inflasi nasional yang sebesar 0,64 persen (mtm), namun pada Agustus 2022 volatile food memberi andil deflasi 0,51 persen pada deflasi nasional yang sebesar 0,21 persen (mtm).
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah pusat meminta kepada pemerintah daerah untuk sama-sama mengendalikan laju inflasi yang saat ini mulai membumbung tinggi.
"Bapak Ibu gubernur, bupati, wali kota tentunya angkanya di atas nasional itu diminta untuk dapat menurunkan inflasi bulan-bulan ke depan di bawah 5 persen," kata Airlangga dalam konferensi pers secara virtual.
Baca Juga: Daftar Harga Bahan Pokok yang Naik, Telur hingga Cabai Per 26 Agustus 2022
Menko Airlangga mengatakan hingga Agustus 2022 laju inflasi masih cukup terkendali, bahkan pada bulan tersebut terjadi deflasi yang sebesar 0,21 persen secara bulanan, namun secara tahunan sudah mencapai 4,69 persen.
"Ini adalah extra effort yang dilakukan pemerintah sebagaimana arahan bapak presiden untuk menjaga stabilitas harga," katanya.
Untuk itu kata Menko Airlangga tim pengendalian inflasi pusat telah mengirim surat kepada Gubernur untuk memperkuat tim pengendali inflasi daerah (TPID) untuk bersama-sama bisa menekan peningkatan laju inflasi ini.
"Tim pengendalian pusat kami telah mengirim surat kepada gubernur memperkuat TPID, dan TPID terus menjaga kestabilan harga pangan tercermin dari inflasi volatile food yang sudah juga mengalami deflasi sebesar 2,9 persen mtm atau 8,93 persen secara tahunan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun