Suara.com - Sadar akan pentingnya penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sejalan dengan prinsip good mining practice, PT Aneka Tambang Tbk (Antam), laksanakan Training of Trainer (TOT) Antam Safety Resilience Program Bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada 22 Agustus – 2 September 2022.
Direktur Operasi dan Produksi Antam, I Dewa Wirantaya menyebut, kegiatan TOT tersebut dilakukan juga untuk meningkatkan mutu operasi perusahaannya.
“Kami menyadari, kegiatan pertambangan memiliki risiko yang tinggi sehingga pemahaman aspek keselamatan kerja menjadi kunci penting dalam pelaksanaan operasional perusahaan,” katanya.
Dewa menyebut, dalam kegiatan TOT yang dilakukan kepada 24 perwakilan pegawai dari unit/unit binsnis, project dan anak usaha Antam ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan untuk meningkatkan budaya Keselamatan pertambangan menuju ANTAM Safety Resilient di perusahaannya.
“Peningkatan pengetahuan dan kompetensi pegawai pada aspek safety menjadi suatu kewajiban di Antam dan tidak hanya terbatas pada kegiatan operasional di tambang dan pabrik, tapi juga di bagian supporting yang ada di kantor,” jelasnya.
Dewa juga menyebut, nantinya, para peserta TOT ini akan menjadi agent of change yang bertugas sebagai trainer di lokasi kerja masing-masing agar seluruh pekerja dapat meningkatkan kompetensinya dalam aspek K3.
Selain itu, Guna menjaga pelaksanaan aspek keselamatan pertambangan dalam operasionalnya, Antam juga melakukan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), mendorong empowering human competency di seluruh pegawai dan mitra kerja, mendorong partisipasi aktif pekerja dalam program pencegahan kecelakaan, melakukan medical check-up (MCU) secara berkala, serta memastikan kegiatan operasional dilaksanakan dengan memenuhi standar baku mutu lingkungan.
“Semua upaya ini dilakukan Antam karena kami sadar betul, keselamatan dan kesehatan seluruh pegawai merupakan hal yang harus dijaga bersama. Kami menargetkan untuk kembali dapat mencapai zero fatality dan meminimalisir kecelakaan kerja di setiap lini operasi Antam,” tutupnya.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Lagi Jelang Akhir Pekan Jadi Rp 947.000/Gram
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor