Suara.com - Anda seorang fashionista dan lebih suka membelanjakan uang untuk benda-benda fesyen daripada menghabiskannya di pasar saham? Boleh-boleh saja, kok. Bahkan, beberapa item fesyen ternyata sangat layak Anda beli karena dapat dijual kembali tanpa mengurangi nilainya. Artinya, item fesyen ini bisa Anda jual kembali dengan selisih harga yang tak terlalu jauh dengan harga ketika Anda pertama kali membelinya.
Lindsay Sakraida, direktur pemasaran konten situs perbandingan harga DealNews, mengutip Harpers Bazaar, mengungkap lima item fesyen yang bisa dijual kembali, yang layak Anda beli.
1. Tas Hermes
Birkin dan Kelly adalah dua tas Hermes yang paling layak dijadikan barang investasi karena tingginya permintaan namun jumlah stoknya sangat terbatas. Terlebih, Birkin tidak akan pernah ketinggalan zaman. Tas Birkin bekas saat ini laku dijual mulai dari harga 10 ribu US dolar atau Rp 148 juta, lho.
2. Tas Chanel 2.55
Nama tas ini diambil dari waktu Gabrielle Chanel membuatnya, yaitu Februari 1955. Ini adalah tas wanita pertama yang dilengkapi dengan tali bahu. Pertama kali dijual dengan harga seharga Rp3,2 juta, kini tas ini dibanderol dengan harga Rp72 juta!
3. Jam Tangan Rolex
Rolex adalah merek pertama yang mengembangkan casing kedap air dan tidak ada duanya dalam hal kualitas. Harga dasar jam tangan ini adalah sekitar Rp111 juta, dan terus meningkat berdasarkan model dan bahan yang digunakan.
4. Jam Tangan Patek Philippe
Baca Juga: 4 Kekurangan Investasi Emas Digital yang Penting Dipahami
Dikabarkan bahwa tak kurang dari satu juta jam tangan Patek Philippe telah dibuat sejak tahun 1839, menurut rumah lelang Christies. Kini, jam tangan ini bahkan bisa dijual dengan harga lebih dari dua kali lipat harga ecerannya. Jam tangan Patek Philippe yang harganya kurang dari Rp297 juta pada tahun 1980-an, saat ini dapat dijual dengan harga hampir Rp 6 miliar!
5. Sepatu Kets Yeezy
Selain dirancang sendiri oleh Kanye West - yang selalu terlihat memakai Yeezy, sepatu kets besutan Adidas ini selalu dibuat limited edition. Tak mengherankan jika blog sneaker Sole Collector menilai banyak sepatu kets Yeesy ini harganya lebih dari lima kali lipat harga aslinya.
6. Sandal Gucci
Alas kaki klasik ini awalnya dirancang pada tahun 1953, dan kemudian Gucci menciptakannya kembali setiap musim. Namun, variasi kulit hitam asli tetap menjadi gaya yang paling populer. Saat ini, sandal kulit Gucci Jordaan dijual seharga Rp10 jutaan. Tapi, model klasik yang sudah tidak diproduksi lagi dapat dijual dengan harga sekitar Rp 16 jutaan.
7. Gelang Cinta Cartier
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF
-
NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya
-
Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026, Ini Jadwalnya
-
PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%
-
Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia
-
Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun
-
Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026
-
Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja