- Pelemahan terjadi di tengah dominasi saham turun dan tekanan di bursa regional Asia.
- Ultimatum Donald Trump ke Iran memicu lonjakan harga minyak dan kekhawatiran inflasi global.
- Rilis saham HSC seperti BREN dan DSSA serta potensi keluar dari indeks MSCI meningkatkan volatilitas pasar.
Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan awal pekan masih berada dalam tekanan dengan ditutup turun 0,79 persen ke level 6.971. Pelemahan ini seiring meningkatnya sentimen global dan aksi jual investor asing di pasar domestik.
Mengutip riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam laporan Day Break Review, IHSG tercatat turun 55 poin atau 0,79 persen ke level 6.971.
Pelemahan ini terjadi sejalan dengan pergerakan bursa regional Asia yang juga berada di zona merah. Pasar merespons meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan ultimatum kepada Iran.
Ancaman terhadap infrastruktur energi Iran dan penolakan dari pihak Teheran memicu kekhawatiran akan konflik berkepanjangan serta potensi krisis energi global. Kondisi ini mendorong lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran inflasi.
"Lonjakan harga energi telah meningkatkan kekhawatiran inflasi dan memicu ekspektasi bahwa The Fed mungkin menunda pemotongan suku bunga," tulis riset tersebut dikutip Senin (6/4/2026).
Selain faktor global, tekanan juga datang dari dalam negeri. Pasar mencermati rilis daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi (HSC), terutama pada emiten besar seperti BREN dan DSSA yang dinilai berpotensi memicu volatilitas.
Kekhawatiran semakin meningkat seiring potensi dikeluarkannya saham-saham tersebut dari indeks global, termasuk MSCI, yang mengacu pada standar ketat seperti di bursa Hong Kong.
Di tengah tekanan pasar, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham TINS dengan rating buy, pada rentang support 3.240 hingga resistance 3.790.
Trafik Perdagangan
Baca Juga: IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham
Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 16,74 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,47 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,02 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 248 saham bergerak naik, sedangkan 449 saham mengalami penurunan, dan 261 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada hari ini diantaranya, VOKS, ESIP, IFSH, POLA, FORE, YPAS, TRIN, SNLK, ARKO, BUVA, LUCY.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, SOTS, ALKA, RLCO, DEFI, BREN, AKSI, PTPP, ROCK, PEGE, MANG, CHEM.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!
-
Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang
-
Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang
-
Elnusa Perkuat Transformasi Sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi Hingga 25%
-
Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih
-
IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham
-
BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting
-
94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar
-
Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp26 Ribu