Suara.com - Harga emas dunia naik pada ujung perdagangan akhir pekan lalu karena penurunan dolar AS.
Mengutip CNBC, Senin (12/9/2022) harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD1.716,30 per ounce, setelah naik ke level tertinggi sejak 30 Agustus di awal sesi.
Sementara emas berjangka AS menetap 0,4 persen lebih tinggi pada USD1.727,0. Logam kuning naik 0,3 persen untuk minggu lalu, kenaikan mingguan pertama dalam empat pekan terakhir.
"Indeks dolar AS benar-benar turun tajam semalam dan itu telah mendukung pasar emas dan perak. Juga melihat beberapa short-covering di pasar berjangka menuju akhir pekan," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.
Dolar turun ke level terendah lebih dari satu minggu terhadap para pesaingnya, membuat emas batangan yang dihargakan dengan greenback lebih murah bagi pembeli luar negeri.
Namun, pasar emas terus melihat pengurangan instrumen ETF yang diperdagangkan di bursa secara perlahan dan mantap.
"Volume perdagangan di pasar berjangka AS terus melemah, menunjukkan bahwa pergerakan yang lebih tinggi tidak mungkin dipertahankan," kata analis independen Ross Norman.
Investor sekarang menunggu data inflasi AS periode Agustus yang akan dirilis awal pekan depan setelah komentar hawkish baru-baru ini dari Ketua Fed Jerome Powell memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga yang besar.
"Jika harga konsumen lebih panas dari perkiraan, emas mungkin dalam tekanan jual ke target di kisaran harga USD1.680" dan perlambatan tajam disertai tekanan harga mungkin hanya memberikan dorongan moderat untuk emas," kata Edward Moya, analis senior OANDA.
Baca Juga: Harga Emas Naik 8,4 dolar, Raih Kenaikan Mingguan karena Dolar Melemah
Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. Di pasar emas fisik, permintaan di beberapa hub Asia tetap kuat minggu ini di tengah harga yang lebih rendah.
Sementara itu harga perak naik 1,2 persen menjadi USD18,79 per ounce dan ditetapkan untuk kenaikan mingguan. Palladium naik 1,3 persen menjadi USD2.167,47 per ounce dalam minggu terbaiknya sejak Juli.
Platinum turun tipis 0,1 persen menjadi USD878,73 per ounce merupakan kenaikan mingguan terbesar sejak awal Juni.
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Ini Rinciannya
-
Harga Emas Naik 8,4 dolar, Raih Kenaikan Mingguan karena Dolar Melemah
-
The Fed Beri Sinyal Kerek Suku Bunga 75 Basis Poin, Harga Emas Langsung Tergelincir
-
Harga Emas Bangkit Usai Dolar AS Turun dari Level Tertingginya
-
Kilau Emas Makin Pudar, Kini di Bawah Level Psikologis USD 1.700/Ounce
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
-
Mata Uang Rupiah Terus Jeblok, Dolar AS Naik ke Level Rp17.768
-
Punya Valuasi Rp3 Triliun! RANS Entertainment Bersiap Lego Saham, Apa yang Diincar Raffi Ahmad?
-
Purbaya Akui Dana Pemulihan Bencana Sumatra Rp 60 T Baru Terserap Sedikit
-
SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 6.200, Saham TPIA Bangkit
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
-
Jelang Idul Adha, Emas Antam Turun Harga Jadi Rp 2,79 Juta/Gram
-
Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Harga Emas Naik Tajam Pagi Ini! Cek Harga Terbaru Antam, UBS, dan Galeri24