- Senin (23/2/2026), harga pangan nasional umumnya bergerak turun meskipun cabai rawit merah tetap bertahan tinggi.
- Cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan hampir semua jenis beras menunjukkan tren penurunan signifikan dibandingkan pekan lalu.
- Daging sapi dan kerbau mengalami penurunan harga substansial, berbanding terbalik dengan kenaikan tipis pada beberapa jenis ikan.
Suara.com - Harga pangan nasional mulai bergerak turun di sejumlah komoditas pada Senin (23/2/2026). Namun di tengah tren pelemahan tersebut, cabai rawit merah masih bertahan di level tinggi dibandingkan posisi pekan lalu.
Berdasarkan data panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), cabai rawit merah kini tercatat Rp 76.251 per kilogram. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan pekan lalu yang berada di Rp 75.503 per kilogram, sekaligus menunjukkan harga masih jauh di atas kisaran awal Februari.
Sementara itu, jenis cabai lain justru mulai melemah. Cabai merah besar kini berada di Rp 40.254 per kilogram dari pekan lalu Rp 40.485. Cabai merah keriting juga turun menjadi Rp 43.966 per kilogram dari sebelumnya Rp 44.688.
Pada kelompok bumbu dapur, bawang merah tercatat Rp 40.043 per kilogram atau turun dari Rp 40.586 pekan lalu. Bawang putih bonggol ikut melemah ke Rp 37.839 per kilogram dari sebelumnya Rp 38.283.
Untuk komoditas beras, tren penurunan juga terjadi di hampir semua jenis. Beras SPHP kini berada di Rp 12.399 per kilogram dari pekan lalu Rp 12.419. Beras medium turun ke Rp 13.239 dari Rp 13.336, sedangkan beras medium non-SPHP berada di Rp 13.823 dari Rp 13.864.
Beras premium tercatat Rp 15.468 per kilogram dari sebelumnya Rp 15.473. Sementara beras khusus lokal turun menjadi Rp 15.743 dari Rp 15.807 pekan lalu, menandakan harga beras relatif stabil dengan kecenderungan melemah tipis.
Pada bahan baku industri pangan, jagung tingkat peternak kini Rp 6.599 per kilogram dari Rp 6.723 pekan lalu. Kedelai biji kering impor juga turun menjadi Rp 10.703 per kilogram dibandingkan sebelumnya Rp 10.908.
Di sektor protein hewani, harga daging menunjukkan penurunan. Daging sapi murni kini Rp 138.840 per kilogram dari pekan lalu Rp 140.445. Daging kerbau beku impor turun ke Rp 110.941 dari Rp 113.020.
Daging kerbau segar lokal juga melemah ke Rp 143.966 per kilogram setelah sebelumnya berada di Rp 156.061. Penurunan ini menunjukkan tekanan harga mulai mereda di pasar.
Baca Juga: Pedagang Pasar: Harga Pangan Semuanya Naik, Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu/Kg
Untuk komoditas perikanan, ikan kembung kini Rp 46.479 per kilogram dari Rp 46.330. Ikan bandeng naik tipis ke Rp 37.364 dari Rp 36.989, sementara ikan tongkol berada di Rp 37.538 dari Rp 37.396.
Berita Terkait
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Beras Naik, Bawang Merah hingga Kedelai Impor Turun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Turun Drastis, Daging Sapi Naik
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama