Suara.com - Kota Ambon menjadi lokasi ke-30 penyelenggaraan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia 2022. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno hadir langsung dalam workshop yang diselenggarakan di Ambon City Center.
Mas Menteri -sapaan Sandiaga Uno- menjelaskan, bahwa Kata Kreatif adalah upaya Kemenparekraf untuk membangun ekosistem bagaimana pelaku sub sektor musik Ambon mendapat dukungan dan difasilitasi oleh pemerintah. Baik pemerintah kota, provinsi, maupun pusat.
”Karena kita mulai beralih dari ekonomi ekstraktif menuju ekonomi kreatif. Sumbernya adalah inovasi dan kreativitas," ujar Sandi.
Mas Menteri juga mengapresiasi Pemerintah Kota Ambon yang telah mendukung ekosistem subsektor musik secara konsisten.
”Bagaimana Kota Ambon ini sebagai kota yang sudah tembus UNESCO. Creatif Cities Network. Bagaimana Kota Ambon ini juga sudah melalui proses uji petik. Sudah melalui proses penetapan sub sektor. Sudah memilih musik sebagai subsektor unggulan. Dan menurut saya, ini adalah inspirasi yang harus kita hadirkan bagi kabupaten/kota lainnya," beber Sandi.
Menurut Mas Menteri, ada 514 kabupaten/kota, banyak yang belum memilih sebagai kota dan kabupaten kreatif. Hanya ada beberapa yang sudah, yakni Ambon, Bandung, dan Pekalongan telah memasuki tahap The UNESCO Creative Cities Network (UCCN) atau Jaringan Kota Kreatif UNESCO.
”Saya ingin mengingatkan kita semua. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan tiga T. Tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Dan kita harus tiga G. G yang pertama Gercep (gerak cepat), G kedua Geber (gerak bersama), dan G yang ketiga adalah Gaspol (garap semua potensi online). Karena lapangan kerja ini sangat kita perlukan. Dan yang menciptakan lapangan kerja ini adalah para UMKM," beber Sandi.
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dalam kesempatan tersebut mengatakan, peluang masyarakat bangkit dari pandemi Covid-19 sangat besar. Dan UMKM adalah sektor yang tetap eksis di tengah badai korona.
”Kita ingin memfasilitasi UMKM, dari mulai mereka memproduksi barang hasil produksi mereka sampai dengan pemasaran. Pemerintah kota sudah membuka e catalogue. E catalogue lokal juga kita buka. Untuk apa? Untuk memberikan ruang yang cukup bagi UMKM untuk memasarkan produk-produk mereka," ujar Bodewin.
Dalam kesempatan tersebut, kata Bodewin, khusus untuk mendorong para pemusik Kota Ambon, pemerintah kota telah menyediakan sanggar-sanggar.
”Ini loh Ambon City of Music. Pengakuan UNESCO itu bukan sesuatu yang hanya angan-angan, tetapi dia nyata di Kota Ambon," terang Bodewin.
Jack Demisella, salah seorang drummer yang mewakili subsektor musik, dalam worskhop itu bertanya bagaimana program khusus Kemenparekraf untuk Kota Ambon agar lebih berkembang.
Mas Menteri merespons pertanyaan itu mengatakan, pasca Covid-19, Kemenparekraf akan merancang bersama pemerintah kota untuk menyelenggarakan event-event berskala daerah, nasional, maupun internasional yang akan melibatkan musisi lokal, nasional, maupun internasional.
”Ambon yang harus menjadi magnet dan epicentrum dari semua kegiatan musik yang ada di Indonesia," terang Mas Menteri.
Kepada awak media, Mas Menteri menerangkan, Kemenparekraf akan melakukan revitalisasi Ambon City of Music.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran
-
Cek Aktivasi Rekening PIP 2026 Agar Dana Bantuan Tidak Hangus
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional