Suara.com - Nama Wanita Emas tranding di Twitter, Jumat (23/9/2022). Kekayaannya pun menjadi perbincangan warganet. Pasalnya, wanita bernama asli Hasnaeni ini menjadi buah bibir setelah terlibat dalam sebuah kasus korupsi PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020.
Keterlibatan Hasnaeni dalam kasus tersebut terkait dengan jabatan yang ia emban sebagai Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical.
Kerugian negara atas kasus ini mencapai Rp2,5 triliun. Meski awalnya Wanita Emas diperiksa sebagai saksi, namun akhirnya dia ditetapkan sebagai tersangka.
Selain Wanita Emas, Kejaksaan Agung juga menahan satu pensiunan karyawan PT Waskita Beton Precast bernama Kristadi Juli Hardjanto (KJ). Sebelum KJ dan Wanita Emas, Kejagung juga telah menetapkan empat tersangka lain.
Namun, penangkapan Wanita Emaslah yang paling disorot dan menghebohkan publik. Sebab, dirinya tampak berteriak dan menangis histeris saat petugas mengamankan dirinya ke dalam mobil tahanan.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi turut membenarkan Hasnaeni yang turut diamankan sebagai tersangka kasus korupsi tersebut, sebagaimana yang ia sampaikan pada konferensi pers, Kamis (22/9/2022).
Kekayaan Wanita Emas pun sebenarnya turut disorot. Namun, belum ada data pasti mengenai seberapa tajir wanita tersebut. Pada 2016 lalu, Wanita Emas pernah menyiapkan dana Rp50 miliar untuk kebutuhan kampanye. Uang tersebut digunakan untuk blusukan dan membagikan sembako kepada masyarakat.
Saat itu diketahui Wanita Emas mencoba maju menjadi bakal calon Gubernur DKI Jakarta. Kendati demikian, Wanita Emas sama sekali tak menyesal. Dia justru menganggap hal tersebut sebagai sedekah.
Politisi bernama lengkap Hasnaeni Moein
Baca Juga: Ditangkap! 'Wanita Emas' Meraung Saat Dijemput Paksa Kejagung
Ternyata, Hasnaeni merupakan salah satu tokoh politik yang namanya cukup kondang di telinga masyarakat. Ia merupakan seorang pendiri partai baru bernama Partai Emas yang kini statusnya menunggu untuk disahkan.
Bahkan, nama Hasnaeni pernah mencuat ke publik lantaran dirinya sempat mengajukan diri sebagai calon ketua umum Partai Demokrat di KLB Partai Demokrat.
Adapun keberadaan nama Hasnaeni Moein dalam daftar pencalonan tersebut diungkap Mantan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat dan salah seorang penggagas Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Max Sopacua. Kala mencalonkan diri, Hasnaeni banyak memaparkan beberapa program yang ia gagas ketika dirinya terpilih menjadi ketua umum partai.
Sayang, kariernya harus berhenti ketika kasus dugaan korupsi itu mencuat. Saat diamankan oleh petugas Kejagung, Hasnaeni tampak menunjukkan perilaku histeris. Ia menangis keras sembari sesekali menutupi wajahnya dengan sehelai kain yang masih ia bawa. Petugas juga terpaksa harus membopong Hasnaeni ke dalam mobil tahanan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Siapakah Wanita Emas? Berikut Profil Hasnaeni yang Dijemput Paksa Karena Terlibat Kasus Korupsi
-
Siapa Hasnaeni Atau Wanita Emas? Simak Profilnya Berikut Ini
-
Ditangkap! 'Wanita Emas' Meraung Saat Dijemput Paksa Kejagung
-
Kenapa Hasnaeni Moein Disebut Wanita Emas? Ternyata Singkatan Era Masyarakat Sejahtera
-
Demokrat Luruskan Pidato Ngegas AHY Soal Gunting Pita: Luput Ditulis Media
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998
-
Buntut Penembakan Pesawat Smart Air, Kemenhub Tutup Penerbangan di 11 Bandara Papua
-
Wapres Gibran Instruksikan Tol Semarang Demak Seksi I Rampung Pertengahan 2027
-
Ribut Utang Whoosh Rp120 Triliun Dibayar APBN, Bos Danantara: Saya Juga Bingung!
-
Perusahaan Jepang hingga Prancis Lolos Seleksi Tender Proyek Waste to Energy
-
PHR Raih Minyak Mentah 1.274 BOPD dari Uji Coba Sumur Libo
-
Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan