Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta semua pihak tidak meributkan wacana-wacana yang belum terealisasi. Salah satunya, terkait pergantian LPG dengan dimethyl ether (DME).
Menurut dia, rencana substitusi tersebut masih dalam tahap wacana, dan akan direalisasikan pada tahun 2028.
"Ditanya Kapan Pak Erick? Masih 2028. Jadi tidak perlu diributkan bangsa ini, kita senang sekali ada isu titik-titik ribut, belum tahu jawabannya," ujarnya kepada wartawan dalam acara Pasar Murah di Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022).
Erick menjelaskan, rencana substitusi gas rumah tangga itu dalam rangka untuk mengurangi impor LPG. Dia mengungkapkan, setiap tahunnya impor LPG telah tembus puluhan triliun.
"Kita ini sekarang terus mengimpor LPG Rp70 triliun setiap tahunnya, sama tadi saya sampaikan kita impor vaksin, sampai kapan mau beli vaksin, tanggal 6 Insha Allah kita sudah punya vaksin buatan Indonesia," ucap dia.
Namun demikian, Mantan Bos Klub Inter Milan ini menjamin subtitusi ini tidak langsung menghilangkan keberadaan LPG. LPG, bilang Erick, tidak akan dihapuskan, hanya saja DME akan menjadi solusi untuk pengurangan impor.
"LPG bukan berarti kita harus Hapuskan tidak mungkin tapi harus kita seimbangkan ya Ada LPG. DME ini tidak perlu impor, karena kita negara salah satu produksi batubara terbesar di dunia. Nah, artinya apa ini kita bisa memberikan solusi para pedagang asongan ya bisa pindah ke DME," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya