Suara.com - Sambut baik bangkitnya industri penerbangan Indonesia PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) kembali membuka penjualan tiket penerbangan rute domestik terbaru maskapai yang akan menghubungkan Jakarta-Bali dan Jakarta-Yogyakarta, mulai hari ini.
Lebih lanjut, sebagai bagian dari perayaan bersama para pelanggan untuk pencapaian ini, TransNusa membuka penjualan dengan memberikan penawaran spesial diskon hingga 25% bagi calon penumpang yang memesan tiket mulai 28 September hingga 5 Oktober 2022.
TransNusa akan melayani penerbangan Jakarta (CGK) menuju Bali (DPS) sebanyak 5 kali sehari pergi pulang dengan harga mulai dari Rp800.000 untuk sekali jalan dan Jakarta (CGK) menuju Yogyakarta (YIA) sebanyak 2 kali sehari pergi pulang dengan harga mulai dari Rp500.000 sekali jalan, mulai 6 Oktober 2022.
Beroperasi sejak tahun 2005, TransNusa (atau PT TransNusa Aviation Mandiri) merupakan maskapai penerbangan Indonesia yang telah melayani wilayah timur Indonesia, terutama Nusa Tenggara-Bali dan Sulawesi bagian selatan.
Pada Agustus 2011, TransNusa memasuki tahap baru dengan menerima sendiri Air Operator's Certificate (AOC) dan izin penerbangan niaga berjadwal.
Kali ini bersama kampanyenya #TerbangKembali, perusahaan telah bertransformasi dan siap menghadirkan layanan transportasi udara dengan konsep maskapai penerbangan bertarif rendah atau Low-Cost Carrier (LCC) terkini yang memberikan kenyamanan, harga yang ekonomis serta aman bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai pelaku industri transportasi udara, TransNusa berharap dapat menjadi pendukung besar pada pertumbuhan industri penerbangan. Data dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) pada Juni lalu menyatakan bahwa penumpang udara diperkirakan mencapai 83 persen dari tingkat pra-pandemi tahun 2022.
Berdasarkan data terbaru dari Kemenperin, jumlah penumpang yang mengudara di Indonesia saat ini diperkirakan meningkat 30 persen dari tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini digadang-gadang dapat menjadikan Indonesia sebagai pasar transportasi terbesar keenam pada tahun 2034 mendatang.
Baca Juga: Tekan Harga Tiket Pesawat, BNI Keluarkan Program Terbang Hemat
”Saat ini adalah momentum yang tepat bagi kami dengan melihat besarnya peningkatan kapasitas penumpang dari tahun ke tahun serta peningkatan mobilitas masyarakat pasca pandemi Covid-19. Kami juga melihat adanya kebutuhan akan pilihan layanan transportasi udara. Sejalan dengan komitmen TransNusa untuk terus mendukung konektivitas, mendorong pengembangan pariwisata nasional serta percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi, kami siap ikut meramaikan kembali langit Indonesia.” kata Direktur Utama TransNusa, Bayu Sutanto.
Sektor transportasi udara merupakan salah satu tulang punggung transportasi dan konektivitas nasional, serta penggerak utama perekonomian. Kehadiran maskapai TransNusa yang kini menghubungkan Bali - Jakarta - Yogyakarta menjadi angin segar yang juga semakin mendukung kemajuan sektor pariwisata di Indonesia.
Konsep yang disajikan oleh perusahaan juga diakui menjadi langkah dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat serta mendukung kebijakan pemerintah terkait harga tiket pesawat domestik.
“Kami berharap dengan konsep penerbangan LCC yang kami maksimalkan, TransNusa dapat turut mempermudah masyarakat dalam melengkapi kebutuhan transportasi udara dan menjadi opsi terbaik terutama untuk mereka yang ingin melakukan penerbangan domestik dari maupun ke Bali, Jakarta dan Yogyakarta,” ungkap Bayu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan