Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin memastikan pemerintah telah berupaya mengembangkan industri halal. Potensi industri halal di dalam negeri sangat besar, apalagi didukung dengan jumlah penduduk muslim yang besar.
Setidaknya ada empat jurus yang ditekankan Wapres dalam mengembangkan ekonomi syariah. Pertama dengan menguatkan Global Halal Hub sebagai pusat hamzah washal.
"Terintegrasinya pelaku UMKM dan pemangku kepentingan lainnya dalam sebuah ekosistem halal akan mempermudah proses hilirisasi yang akan meningkatkan kualitas dan daya saing produk dan jasa halal," ujarnya saat membuka Indonesia Sharia Economic Festival 2022, Kamis (6/10/2022).
Kedua, pemerintah akan menguatkan halal value chain atau rantai pasok halal dengan meningkatkan integrasi model bisnis dan infrastruktur dari hulu sampai hilir.
Selain itu, pemerintah juga akan memantau proses produksi hingga akhir, sehinga mampu menghasilkan produk lokal berkualitas tinggi.
"Penguatan ekosistem HVC dilakukan dengan memperkuat dukungan industri keuangan, perbankan, asuransi, logistik, dan sektor syariah lainnya," ucap Maruf Amin.
Ketiga, Maruf Amin berupaya melakukan pengembangan Pariwisata Ramah Muslim. Kontribusi sektor pariwisata terhadap pembentukan PDB diperkirakan terus meningkat, seiring tingginya potensi lawatan wisatawan muslim dunia.
"Selain menyiapkan infrastruktur serta layanan tambahan amenitas, atraksi dan aksesibilitas, sektor Pariwisata Ramah Muslim berkelas dunia juga harus didukung dengan penguatan regulasi, peningkatan daya saing destinasi, serta peningkatan kreasi dan inovasi produk-produk halal lokal," kata dia.
Keempat, tidak kalah penting meningkatkan edukasi dan keahlian SDM, serta ketersediaan Peta Jalan SDM ekonomi syariah.
Menurut Maruf Amin, empat upaya ini akan mendukung pengembangan industri halal di Indonesia yang semakin terukur, sistematis dan terpadu sehingga dapat berkembang lebih cepat dan pesat.
Baca Juga: Maruf Amin: Produk Fesyen Hijab Berhasil Merebut Hati Konsumen Domestik dan Luar Negeri
"Seluruh pihak diharapkan terus berpartisipasi meningkatkan literasi serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah," kata dia.
Berita Terkait
-
Butter Yellow Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Cocok Dipadukan dengan Hijab Warna Apa?
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah
-
Baju Lebaran Teal Blue Cocok dengan Warna Apa? Ini 5 Rekomendasi Padu Padan yang Elegan
-
Nivea Hijab Run 2026: Ajang Lari Unik yang Mendorong Perempuan Berani Melangkah Penuh Percaya Diri
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar