Suara.com - Kamu ingin bekerja di BUMN? Jika berkarier di perusahaan pelat merah adalah impianmu, lowongan kerja (lowker) Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar nasional ini bisa dilirik.
Telkom membuka 22 lowker yang pendaftarannya bisa diakses melalui https://careers.telkom.co.id/search-jobs Kebanyakan lowker berkaitan dengan IT, user experience, dan analisis data. Berikut beberapa lowongan, kualifikasi, dan pengalaman yang dibutuhkan.
1. Scrum Master (DKI Jakarta – Kontrak)
- Pengalaman minimal 2 tahun sebagai scrum master.
- Lebih disukai memiliki sertifikat nasional/internasional dari lembaga terpercaya yang diakui oleh organisasi profesi.
- Semangat yang kuat dalam pengembangan teknologi & perangkat lunak.
- Budaya rendah hati, nol ego, dan semangat kolaboratif yang luar biasa. Kita semua di sini untuk belajar bersama dan tumbuh bersama sebagai sebuah tim.
- Keinginan untuk belajar, keinginan untuk membantu, keinginan untuk berbagi.
- Pemikiran analitis dan logis yang baik.
Baca Juga: Bentuk Komitmen Telkom Bangkitkan Digitalisasi Pendidikan di Daerah 3T
- Fasilitasi tingkat ahli dan keterampilan komunikasi: kemampuan untuk memfasilitasi tim melalui percakapan yang sulit dan mempertahankan lingkungan tim yang positif dan mendukung.
- Kemampuan untuk merespon dengan cepat, fleksibel dan positif terhadap perubahan, menggunakannya sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, berlatih dan mendukung organisasi.
- Mampu mendefinisikan masalah, mengumpulkan data, menetapkan fakta, menarik kesimpulan dan merekomendasikan solusi.
- Pemahaman menyeluruh tentang siklus hidup pengembangan perangkat lunak.--> Melalui pemahaman tentang siklus hidup pengembangan perangkat lunak
- Pengalaman sebagai QA atau pengembang perangkat lunak -> Berpengalaman sebagai salah satu peran pengembang (QA, Frontend, Backend, Analis Bisnis, UI/UX, dll) merupakan nilai tambah
- Harus memiliki motivasi diri serta kreatif dan efisien dalam mengusulkan solusi untuk masalah yang kompleks dan kritis waktu. Memahami Implementasi Kerangka Scrum menurut Panduan Scrum
Berita Terkait
-
Dorong Digitalisasi Pendidikan, Telkom Turut Cetak Guru Unggul Nasional
-
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan dan Syarat Lengkapnya, Terbuka Bagi Fresh Graduate
-
Telkom Bahas Adopsi Teknologi Digital Ubah Perilaku dan Ekspektasi Konsumen
-
Telkom University Gandeng Microsoft, Realisasikan Konsep Kampus Digital
-
Bentuk Komitmen Telkom Bangkitkan Digitalisasi Pendidikan di Daerah 3T
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah