Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) kembali memberikan kemudahan bagi pekerja, khususnya yang berada di daerah Sumatera Barat yang hendak mendaftarkan dirinya ke dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kali ini, BPJS Ketenagakerjaan melakukan kerja sama penerimaan iuran peserta melalui Bank Nagari.
Kerja sama tersebut ditandai dengan tanda tangan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Keuangan BPJamsostek Asep Rahmat Suwandha dan Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra, didampingi Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad di Pangeran Beach Hotel Padang, Jumat (14/10/2022).
Asep Rahmat Suwandha dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya menyambut baik kerja sama ini dan berharap akan bermanfaat bagi pekerja.
"Terima kasih atas kerja sama yang terlaksana ini, semoga mendapatkan output ke depannya. Hal pertama yang ingin kami lakukan adalah memperluas kanal daftar dan bayar. Jadi pekerja, misalnya saya nasabah yang ingin menjadi peserta, cukup daftar lewat Bank Nagari dan bayar. Termasuk harapannya auto debit, jadi tidak perlu datang tiap bulan untuk membayar," ucap Asep.
Asep melanjutkan, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, pihaknya mengharapkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) ataupun kegiatan lain yang dilakukan oleh Bank Nagari, dapat menambahkan persyaratan calon penerima, yakni terlindungi BPJamsostek pada program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
"Kemudian kita juga tengah mengembangkan Jaminan Sosial layanan Syariah, sementara sudah jalan di Aceh karena memang Qanun-nya mengatakan demikian. Kita harap, Bank Nagari bisa memberikan pelayanan syariah, baik dari sisi pendaftaran, kemudian pembayaran dan pembayaran manfaatnya. Saya berharap, seluruh cabang BPJS Ketenagakerjaan di Sumbar memanfaatkan kerja sama ini," ujarnya.
Sementara itu, Asep, Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad mengatakan, pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah maupun kepada masyarakat Sumatera Barat untuk bisa membayarkan iuran BPJamsostek melalui Bank Nagari.
“Ke depan, sambil menunggu izin dari OJK, kita akan kembangkan di Mobile Banking yang dibangun sendiri. Dengan kerja sama ini, iuran BPJS Ketenagakerjaan Bank Nagari pada 2 bulan terakhir, sudah bisa ditransaksikan ke rekening yang ada di Bank Nagari. Nominal yang kami bayarkan Rp1,5 miliar setiap bulannya," ucap Irsyad.
Menurut data, jumlah transaksi yang sudah dilakukan sejak PKS ini ditandatangani adalah sebanyak 614 transfer, dengan nominal Rp720 juta dilakukan melalui Channel Digital, sedangkan melalui teller bank, sudah dilakukan 505 transaksi dengan nominal Rp3,9 miliar. Keseluruhan transaksi ini dilakukan tanpa pungutan biaya tambahan dari bank.
Baca Juga: BPJamsostek Tingkatkan Produktivitas Pekerja Lewat Gerakan Sejuta Langkah
Menutup kegiatan tersebut, Asep mengimbau seluruh pekerja, khususnya di Sumatera Barat untuk memanfaatkan fasilitas yang sudah diperluas ini.
“Kami akan terus berupaya membuka layanan daftar dan bayar iuran seluas-luasnya, agar kepada pekerja yang belum terdaftar karena keterbatasan akses, akan bisa terselesaikan. Sekali lagi, kami kembali mengingatkan dan mengajak pekerja yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk segera mendaftarkan dirinya menjadi peserta BPJamsostek,” pungkas Asep.
Berita Terkait
-
Pantau Penyaluran BSU di Bandung, Presiden Imbau Pekerja Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
-
300 Ribu Pekerja di Bali Jadi Calon Penerima BSU, Paling Banyak Warga Denpasar
-
Rayakan Harpelnas, Ketua Dewas BPJamsostek Dorong Pekerja Indonesia Tumbuh dan Kuat
-
BPJamsostek Rayakan Hari Pelanggan Nasional Bersama Ratusan Siswa SD
-
Sembilan Kepala Daerah Tak Setuju Konversi Bank Nagari ke Syariah, Gubernur Sumbar Sudah Tahu
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai