Suara.com - Savanna Sumatera melaksanakan Topping Off Cluster Ananta phase I secara simbolis di Grand Ballroom Hotel Adimulia Medan. Acara seremonial ini diresmikan oleh Eddy Salimah sebagai Direktur PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSI) yang merupakan pengembang (developer) dalam proyek Savanna Sumatera.
Acara ini juga turut dihadiri oleh pemegang saham Savanna Sumatera, yaitu Tarman Hartono dan Andre Utama sebagai Deputy Director Sales & Marketing Residential JSI, para customer, perwakilan bank rekanan, serta ratusan rekan pemasar properti.
Pembukaan acara seremonial ini diawali dengan kata sambutan oleh Eddy Salimah lalu dilanjutkan dengan pelaksanaan Topping Off secara simbolis. Pada kesempatan ini, Eddy Salimah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen developer dalam membangun Cluster Ananta, cluster pertama dari Savanna Sumatera.
Pengembang membuktikan komitmennya dengan mengungkapkan progres pembangunan rumah yang telah mencapai 46% sehingga dapat mencapai target siap huni pada awal tahun 2023 mendatang.
Seiring dengan pemulihan ekonomi yang terus berjalan, kebutuhan akan hunian pun semakin membaik. Dalam hal ini, JSI membuka peluang seluas-luasnya kepada para pemasar properti profesional untuk dapat memaksimalkan penjualan produk-produk residensial milik JSI.
Sebagaimana disampaikan oleh Eddy Salimah, saat ini Divisi Residensial JSI telah melakukan sosialisasi program baru untuk meningkatkan pencapaian JSI di tahun ini maupun tahun-tahun mendatang.
Kegiatan ini disambut baik oleh rekan pemasar properti dengan hadirnya lebih dari ratusan agent di acara ini. Kehadiran mereka pada hari ini pun, kian memastikan ini adalah langkah awal perjalanan menuju pengembangan perumahan bernuansa alam di dekat kota Medan.
Mengusung konsep penghijauan di atas lahan seluas lebih dari 600Ha, Savanna Sumatera yang terletak di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang ini akan menyediakan berbagai fasilitas mulai dari fasilitas komersial, kesehatan, hiburan, hingga hunian berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau mulai dari Rp290 jutaan per unitnya.
Cluster Ananta memiliki tiga tipe rumah yaitu Tipe Agatha (34m2/60m2), Tipe Cassia (34m2/72m2), dan Tipe Damara (40m2/72m2).
Baca Juga: Bisnis Perumahan Subsidi Semakin Melejit, Marison Regency Bangun Ratusan Unit di Soloraya
Perumahan dengan desain kekinian bagi kaum milenial ini memiliki taman dan row jalan yang lebar, sistem keamanan cluster gate, kabel listrik semi underground, dan jogging track.
Savanna Sumatera menyajikan sebuah kawasan mandiri yang memadukan keseimbangan dengan alam, serta memiliki panorama sungai alami untuk memberikan kenyamanan bagi penghuni. Tidak hanya itu, dengan rencana pembangunan jalan Outer Ring Road yang menghubungkan Lubuk Pakam dengan Binjai, kedepannya Savanna Sumatera akan menjadi lokasi yang strategis.
Hadirnya Savanna Sumatera akan menjadi ikon serta pusat bisnis baru yang memberikan optimisme bagi perekonomian di Kabupaten Deli Serdang.
Pada kesempatan kali ini, Andre Utama selaku Deputy Director Sales & Marketing Residential JSI mengatakan bahwa Savanna Sumatera merupakan pengembangan perumahan pertama di Sumatera Utara oleh JSI.
Dengan pengalaman lebih dari 45 tahun berkarya, JSI telah mengukir reputasi atas kualitas dan integritasnya sebagai salah satu pionir developer di Indonesia yang terbukti memiliki keunggulan layanan, inovasi produk, serta portofolio properti yang mencakup divisi hotel, residensial berupa pengembangan perumahan dan apartemen, perkantoran, dan proyek ritel. Dengan pengalaman tersebut, Savanna Sumatera akan menjadi Kota Mandiri terbesar di Sumatera Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur