Suara.com - WhatsApp kini jalin kolaborasi bersama UKM Indonesia.id dalam menyelenggarakan Pasar WhatsApp yang bertujuan untuk menunjukkan keunggulan dan keberagaman UKM di Indonesia.
“UKM yang menjadi bagian dari Pasar WhatsApp adalah contoh yang bagus tentang betapa suksesnya UKM ketika melakukan transisi ke daring," ujar Manajer Kebijakan Publik WhatsApp untuk Indonesia Esther Samboh, Selasa (25/10/2022).
Untuk diketahui, pasar Whatsapp merupakan sebuah pop-up market yang berlangsung selama tiga hari dari Sabtu (29/10) hingga Senin (31/10), di Atrium Lobi Lantai Dasar Senayan Park, Jakarta.
Acara ini juga menghadirkan 20 UKM menarik, baik di bidang panganan dan minuman, fesyen, seni, dan kerajinan, yang telah menjalankan bisnis dengan sukses menggunakan aplikasi WhatsApp Business.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berbelanja produk lokal dan mendukung berbagai UKM dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Jawa Barat dan Yogyakarta hingga Sumatera Selatan, Bali, dan Jambi yang semuanya hadir dalam satu tempat.
"Kami berharap orang-orang dapat mengetahui UKM ini, bangga serta mendukung mereka, dan UKM dapat menemukan lebih banyak pelanggan yang terhubung dengan mereka melalui Aplikasi WhatsApp Business,” pungkas Esther.
Pasar WhatsApp merupakan bagian dari kampanye "Jualan di WhatsApp" di mana WhatsApp bekerja sama dengan berbagai mitra untuk mendukung ekonomi digital di Indonesia.
Berita Terkait
-
Kirim Chat ke No WhatApp Sendiri, Apa Bisa? Begini Caranya
-
Pasar WhatsApp Digelar Selama 3 Hari, Hadirkan 20 UKM dari Seluruh Indonesia
-
HP Anda Diblokir WhatsApp? Inilah Daftar HP yang Tidak Bisa Menggunakan WhatsApp Sony, LG, Huawei Hingga iPhone
-
Cara Kirim Chat WhatsApp ke Nomor Sendiri
-
Ingin Bisnis Anda Lebih Efisien? Gunakan WhatsApp Business
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja