Suara.com - Jaringan Desa untuk Ganjar (Des Ganjar) mewadahi ribuan buruh eks Karesidenan Pati untuk konsolidasi dukungan Ganjar Presiden 2024. Dukungan itu digaungkan di Gedung KORPRI Kabupaten Pati, Jateng.
Eks Keresidenan Pati adalah sebuah pembagian administratif yang pernah ada di Jawa Tengah meliputi Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Blora, dan Rembang.
"Acara ini diselenggarakan atas minat dan permintaan serikat buruh eks Karesidenan Pati. Alhamdulillah hari ini saya nyatakan sukses karena perkiraan peserta yang hadir 1.500 orang," ucap Ketua Des Ganjar Jawa Tengah, Heri Nugroho.
Para peserta berasal dari Kabupaten Kudus, Kabupaten Rembang, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Pati ini mengenakan kaos berkelir hitam dengan logo Des Ganjar.
Mereka merindukan figur yang merakyat, humanis, apa adanya, merangkul serta mewujudkan aspirasi para buruh untuk memimpin Indonesia. Seluruh komponen tersebut ada dalam diri Ganjar Pranowo.
Selain itu, Ganjar mampu memahami kondisi bangsa dan negara ini dengan baik lantaran memiliki pengalaman dalam pemerintahan demokratis yang lengkap baik legislatif maupun eksekutif. Bahkan, Ganjar punya tempat tersendiri di hati rakyat Jateng karena kinerjanya yang bersih dari korupsi, mengayomi, serta menampung aspirasi dari rakyatnya selama dua periode.
Des Ganjar berkomitmen terus menjaring aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat guna mendorong mewujudkan Ganjar Presiden 2024.
"Kami akan roadshow di wilayah Jateng dan merangkul semua aliansi baik buruh, perempuan, tokoh desa, tokoh agama yang ada di desa se-Jaetng untuk bisa mendukung Pak Ganjar. Beliau terkenal karena merakyat dan berjuang bagi masyarakat kecil," kata Heri.
Di lokasi yang sama, Koordinator Buruh, Subaan Abdurrahman mengatakan, Ganjar mampu membawa perubahan bagi kalangan masyarakat bawah dan buruh di Jawa Tengah.
Baca Juga: Apple: Pekerja China Kabur dari Isolasi di Pabrik iPhone
Sejumlah bukti nyata perubahan yang dibawa Ganjar antara lain menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah, serta mendorong kesejahteraan buruh lewat penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bagi buruh rokok.
Tak hanya itu, kepedulian Ganjar terhadap kalangan bawah dibuktikan ketika ada penyesuaian harga BBM. Ganjar menyiapkan dana sebesar Rp60 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak penyesuaian harga BBM, salah satunya buruh.
"Buruh ini mengharapkan di bawah kepemimpinannya (Ganjar Pranowo) nanti bisa lebih mensejahterakan pekerja. Alhamdulillah lewat program BLT dengan P206-P215 dari Pemprov yang dipimpin Pak Ganjar semua buruh rokok dapat. Semoga program-program serupa bisa diterapkan ke taraf nasional," tutup Subaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
Terkini
-
Emas Antam Hari Ini Harganya Lebih Murah, Dipatok Rp 2,85 Juta/Gram
-
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera
-
Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
-
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR