Suara.com - Membaiknya pendapatan negara dari sisi penerimaan pajak membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati cukup tenang soal defisit APBN 2022. Dia bilang, kondisi ini membuat target defisit yang ditetapkan dalam Perpres 98/2022 bisa tercapai bahkan dibawah dari itu.
"Dengan demikian, risiko utang akan lebih terkendali dan keberlanjutan fiskal dalam jangka menengah akan terus dapat dijaga," kata Sri Mulyani dalam konferensi KSSK secara virtual, Kamis, (3/11/2022).
Semula defisit APBN dalam Undang-Undang APBN 2022 dirancang sebesar 4,85 persen PDB. Angka tersebut kemudian direvisi melalui Perpres 98/2022 menjadi 4,5 persen dari PDB. Kemudian, pemerintah menargetkan outlook APBN 2022 turun menjadi 3,92 persen.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, kinerja APBN hingga September 2022 mencatatkan tren positif. Di mana secara keseluruhan tercatat surplus Rp60,9 triliun atau 0,33 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Sedangkan dari sisi keseimbanagan primer, surplus mencapai Rp339,4 triliun. Dalam hal ini disumbangkan melalui realisasi pendapatan negara dan hibah.
"Realisasi pendapatan negara dan hibah yang mencapai Rp1.974,7 triliun atau 87,1 persen dari target yang tercantum dalam Perpres 98 tahun 2022. Dalam hal ini pendapatan negara dan hibah mengalami pertumbuhan 45,7 persen yoy," paparnya.
Dirinya menambahkan kenaikan pendapatan negara dan hibah itu berasal dari momentum pertumbuhan ekonomi yang mengalami ekspansi serta penguatan, pemulihan ekonomi, dan aktivitas masyarakat sepanjang tahun ini, meski ekonomi dunia diselimuti ketidakpastian global yang tinggi.
Sementara itu di sisi belanja negara yang sudah dibelanjakan sebesar Rp1.913,9 triliun atau 61,6 persen dari total anggaran belanja.
"Belanja negara Rp1.913,9 telah mampu menopang pemulihan ekonomi dan juga difokuskan pada beberapa hal strategis seperti mendukung stabilitas harga sehingga inflasi Indonesia terkendali, dan melindungi daya beli masyarakat," pungkasnya.
Baca Juga: Sri Mulyani: Pengembangan Industri Otomotif Tak Hanya Bangun Pabrik
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan