- Menteri Keuangan Purbaya mengonfirmasi analisis dampak geopolitik Timur Tengah terhadap ketahanan APBN pada Selasa malam.
- Keuangan negara dinilai masih aman terkendali berkat pertumbuhan signifikan pengumpulan pajak Januari-Februari 2026.
- Pemerintah telah mensimulasikan potensi kenaikan harga minyak akibat penutupan Selat Hormuz terhadap anggaran.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kalau Pemerintah sudah menganalisis dampak dari perang Amerika Serikat, Israel, dan Iran di kawasan Timur Tengah.
Hal itu disampaikannya usai pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden-Wapres terdahulu, Ketua Umum Partai Politik di Parlemen, hingga eks Menteri Luar Negeri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa malam kemarin.
Menkeu Purbaya menilai kalau Pemerintah sudah menganalisis ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari konflik geopolitik tersebut. Ia percaya diri kalau saat ini keuangan negara masih aman terkendali.
"Ada bahas antara lain kalau krisis seperti ini berkepanjangan, tahan enggak anggarannya. Anggarannya seperti apa. Kalau analisa kita yang ada sekarang sih masih cukup baik, jadi enggak ada masalah," kata Purbaya di Istana Kepresidenan, dikutip Rabu (4/3/2026).
Bendahara Negara beralasan kalau keuangan membaik berkat pengumpulan pajak (tax collection) yang juga cukup tinggi selama awal 2026. Ia menyebut kalau pertumbuhan tax collection mencapai 30 persen di Januari dan Februari 2026.
Purbaya mengatakan kalau hal itu terjadi berkat kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Itu angka yang signifikan sekali. Artinya ada perbaikan yang signifikan di ekonomi dan perilaku orang-orang, Pajak, dan Bea Cukai," imbuhnya.
Lebih lanjut Purbaya memastikan Pemerintah sudah melakukan simulasi apabila harga minyak naik karena penutupan Selat Hormuz.
"Pokoknya kita hitung simulasi harga minyak level tertentu ya setahun, untuk anggaran setahun ini. Jadi masih bisa di-absorb kalo harga minyak naik. Kalau terlalu tinggi, tapi kalo ekstrim sekali akan kita hitung ulang," jelasnya.
Baca Juga: Dikira Rudal, Suara Meriam Penanda Buka Puasa Bikin Pengunjung Restoran di Dubai Panik
Tag
Berita Terkait
-
Dikira Rudal, Suara Meriam Penanda Buka Puasa Bikin Pengunjung Restoran di Dubai Panik
-
Waketum Golkar: Indonesia Harus Tegas Kutuk Serangan AS-Israel, Tapi Jangan Keluar dari BoP
-
Apa Kata Bahlil tentang Nasib Pertalite di Tengah Konflik Panas AS, Israel, dan Iran?
-
Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran
-
Donald Trump Tak Peduli Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Daftar Saham Milik Negara Erling Haaland di IHSG, Ada Emiten Konglomerat
-
Bukan Lokal, Harga Emas di Nevalla Bullion Pertahankan Rujukan Internasional
-
5 Pelembap Terbaik untuk Kulit Kering dan Sensitif, Bikin Wajah Sehat dan Bebas Dehidrasi
-
Bagaimana Mekanisme dan Dasar Regulasi Pencairan Dana Hibah Rp15 Miliar KONI Makassar?
-
Viral Penipuan Berkedok 'Program Treasury BRI', Manajemen Minta Warga Waspada
-
Cara Nonton Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Live di TVRI dan Streaming Resmi
-
Indonesia di Persimpangan: Menghindari Jebakan Stagnasi Ekonomi
-
Spanyol Mulai Psywar Jelang Final Piala Dunia 2026, Wasit Lawan Argentina Diminta Tak Lembek
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Shin Tae-yong Angkat Tangan Soal Nasib Andritany Ardhiyasa Bersama Persija