Suara.com - Relawan Mak Ganjar Sumatera Utara (Sumut) membangun dapur umum bagi masyarakat terdampak banjir di dua titik wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Melalui dapur umum, mereka mendistribusikan 250 paket makanan siap saji dan sembako.
Titik distribusi pertama di Gang Kampung Dalam, Kelurahan Pekan Tanjung Pura yang terendam banjir selama tiga hari dengan ketinggian mencapai 30 cm. Sementara, titik lainnya di Gang Bilal, Pekan Tanjung Pura, banjir setinggi 50-70 cm telah merendam puluhan rumah dan berlangsung selama dua bulan.
Berbagai cara dilakukan Mak Ganjar Sumut untuk menyalurkan bantuan, mulai dari berjalan kaki hingga menggunakan perahu karet, sebab masih ada sejumlah warga yang memilih tidak mengungsi.
"Kami memasak bersama dengan warga dan ibu-ibu di tempat ini. Setelah selesai masak masak kita bagikan ke warga yang kena dampak banjir. Total ada 250 kotak, selain makanan ada juga sembako yang dibagikan," ucap Koordinator Wilayah Mak Ganjar Sumatera Utara, Nour Wahyuni di Gang Bilal, Pekan Tanjung Pura, Langkat.
Bantuan itu telah digulirkan selama dua hari sejak Jumat (4/11) dan akan berlanjut hingga Selasa (8/11).
Nour menyatakan, dapur umum ini adalah komitmen Mak Ganjar Sumut yang terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo. Menurut dia, Ganjar selalu siap siaga menghadapi datangnya bencana, serta merespon cepat membantu masyarakat Jawa Tengah yang terdampak.
Misalnya saja, terkait bencana banjir yang melanda Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes beberapa waktu lalu. Ganjar bergerak cepat membangun rumah bagi 32 keluarga korban bencana banjir bandang.
Bantuan material rumah yang digunakan berupa struktur RUSPIN atau Rumah Unggul Sistem Panel Instan dua lantai beserta komponen senilai Rp50 juta dan Rp1,8 juta, untuk upah padat karya. Bangunannya yaitu tipe 36, dengan luas tanah 6x4 m2 dan luas bangunan 36 m2.
Ulfah (38), warga Kampung Dalam, bersyukur atas bantuan makanan siap saji dan sembako yang diberikan Mak Ganjar Sumut. Dia berharap, bantuan itu dapat terus digulirkan.
Baca Juga: Banjir Melanda Dua Desa di Siak Kecil Bengkalis, Aktivitas Ekonomi Terganggu
"Alhamdulillah, terima kasih kepada Mak Ganjar yang telah berbagi makanan dan sembako kepada kami warga terdampak banjir ini," kata Ulfah.
Ulfah mengaku aktif mengikuti perjalanan relawan Mak Ganjar dalam menyosialisasikan figur Ganjar Pranowo kepada masyarakat. Menurut dia, sosok Ganjar adalah pemimpin yang baik, apa adanya, kharismatik, dan merakyat.
"(Saya) tau (sosok Ganjar). Beliau itu orangnya baik dan mengayomi masyarakat," singkat Ulfah.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat, banjir merendam sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Tanjung Pura akibat curah hujan yang tinggi beserta luapan air sungai.
Di Kelurahan Pekan Tanjung Pura, sekitar 123 KK terdampak banjir dan sebagian warga terpaksa mengungsi. Banjir juga merendam madrasah, perguruan tinggi dan masjid di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas