Suara.com - Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Barat (Jabar) menggelar aksi sosial berupa distribusi paket sembako untuk 1.000 nelayan dan keluarganya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Minakarya Cijulang di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Komunitas nelayan pendukung Ganjar Pranowo berharap, bantuan ini mampu meringankan beban ekonomi para nelayan kecil di Pangandaran.
Koordinator Wilayah Komunitas Nelayan Pesisir Jabar, Handj Nurdin mengatakan, selain berbagi sembako, komunitas tersebut juga mengajak para nelayan dan masyarakat sekitar untuk membersihkan area pesisir Pangandaran. Lewat aksi tersebut, diharapkan area pesisir menjadi bersih, dan mampu mengundang banyak wisatawan untuk mengunjungi pesisir Pangandaran.
"Sekarang kan sedang musim hujan, dan saat hujan itu, banyak sampah yang akhirnya hanyut ke tepi pantai. Pada akhirnya, sampah-sampah di pantai makin menumpuk. Maka dari itu kami mengajak para nelayan untuk bersih-bersih di pantai dan sekitarnya," jelas Handi.
Handi berharap, kegiatan bersih-bersih pantai ini tidak berhenti pada hari itu, melainkan akan terus dilakukan oleh para nelayan. Menurutnya, jika kegiatan bersih-bersih ini telah menjadi budaya yang tertanam di masyarakat, maka para nelayan akan langsung menerima manfaatnya.
Selain menggelar sejumlah aksi sosial, komunitas ini juga melakukan deklarasi dukungan mereka untuk Ganjar Pranowo menjadi Presiden RI 2024. Mereka berharap, para nelayan di Jawa Barat bisa dipimpin oleh sosok yang memang bergaul dengan para nelayan.
Handi mengatakan, banyak program Ganjar saat memimpin Jawa Tengah yang pro terhadap para nelayan. Salah satunya adalah program Asuransi Nelayan (Asnel). Berdasarskan data yang dihimpun komunitas ini, sudah ada lebih dari 171 ribu nelayan di Jawa Tengah yang telah berasuransi.
"Mudah-mudahan Pak Ganjar bisa jadi presiden, dan program-program nelayan-nelayannya yang di Jawa Tengah bisa dinasionalkan, terkhusus bisa dibawa ke Jawa Barat. Di Jawa Tengah itu kan sudah ada asuransi khusus nelayan. Mudah-mudahan program itu bisa membuat seluruh nelayan di Indonesia bisa teransuransi," harapnya.
Selain program pro nelayannya, Handi menyebut bahwa anggota Komunitas Nelayan Pesisir Jabar juga sangat mengagumi pribadi dari Ganjar. Ganjar dikenakan sebagaimana pemimpin yang bermasyarakat, ramah, dan selalu berupaya mengayomi masyarakat dari semua kalangan.
Sebab itu, komunitas ini bertekad akan terus mengkonsolidasikan dukungan dari para nelayan lain di wilayah Jawa Barat.
Baca Juga: Berpotensi Didukung Jokowi, Begini Rekam Jejak Pertarungan Ganjar vs Prabowo
"Kita dari kelompok-kelompok kecil nelayan melakukan deklarasi dukungan untuk Pak Ganjar. Karena ini adalah yang pertama kali di Jawa Barat, mudah -mudahan ini jadi langkah awal kita untuk terus menyuarakan dukungan untuk Pak Ganjar dari nelayan di Jawa Barat," sebut Handi.
"Kegiatan berikutnya insyaallah kita akan membuat pelatihan-pelatihan untuk para nelayan. Misalnya pada musim pra panen, itu ikan jadi menumpuk. Akhirnya harga turun dan membebankan para nelayan. Jadi pelatihan nanti kita akan mengakali agar kerugian ini bisa dihindari para nelayan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah