Bisnis / Keuangan
Jum'at, 11 November 2022 | 08:29 WIB
Ilustrasi hacker bjorka. (Suara.com/Rochmat)

Suara.com - Hacker Bjorka kembali berulah meretas data-data penting. Kali ini, Hacker kenamaan itu membocorkan data pelanggan MyPertamina. Bahkan, Bjorka telah menjual data senilai Rp392 juta dalam bentuk BitCoin.

Peretasan data ini diungkapkan Bjorka lewat forum hacker Breached.to, Kamis (10/11/2022).

Sedangkan, akun Twitter @FalconFeedsio yang pertama kali mengungkapkan aksi Bjorka dan sempat menyebarkan pesan Bjorka di Telegram.

"Data MyPertamina telah diunggah ke forum hacker untuk dijual oleh Bjorka. Pelaku mengklaim memiliki 44.237.264 data yang berjumlah hingga 30GB data," tulis akun tersebut, dikutip Kamis (10/11/2022).

Adapun, sebanyak 44.237.264 pengguna MyPertamina dibocorkan datanya oleh Bjorka. Data itu berukuran 30GB yang diperkecil menjadi 6GB.

Apakah Motor Wajib Daftar MyPertamina (Instagram/mypertamina)

Sementara, data tersebut memuat nama, email, nomor induk kependudukan (NIK), NPWP, nomor telepon, alamat, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, hingga gaji.

Untuk diketahui, MyPertamina merupakan layanan digital mili Pertamina yang bisa melakukan transaksi pembayaran pembelian BBM secara non-tunai di SPBU. MyPertamina juga jadi andalan Pertamina untuk membatasi pembelian BBM subsidi.

Pertamina Lakukan Investigasi

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting saat ini tengah melakukan investagasi atas hasil peretasan oleh Bjorkan. Dia berharap, data yang dibocorkan tidak valid.

Baca Juga: Rawan Kebakaran Hutan, Pertamina Edukasi Masyarakat Jambi untuk Mitigasi Karhutla

"Pertamina dan Telkom sedang melakukan investigasi bersama untuk memastikan keamanan data dan informasi terkait MyPertamina," kata Irto.

Load More