Bisnis / Makro
Jum'at, 11 November 2022 | 17:13 WIB
Warga di Siak membenahi kelapa sawit usai dipanen. [Suara.com/Alfat Handri]

Kebijakan DMO dan DPO harus dihapuskan karena terbukti tidak efektif dan merugikan banyak pihak. Kebijakan ini juga berisiko karena pemerintah tak memiliki kajian yang lengkap dan konptrehensif,” jelasnya.

"Jika ini dilakukan, otomatis, harga TBS akan naik dengan sendirinya serta produktivitas dan kesejahteraan petani meningkat,” ujarnya.

Dia juga berpendapat, kebijakan DMO tidak dapat menurunkan harga minyak goreng, namun justru akan menurunkan ekspor CPO yang pada akhirnya menurunkan pertumbuhan ekonomi.

“Kenaikan harga minyak goreng selama ini bukan disebabkan oleh ketersediaan CPO di dalam negeri, namun karena terjadinya kenaikan harga CPO di market internasional. Naiknya migor juga dipengaruhi oleh kebijakan harga eceran tertinggi (HET) yang membuat produsen mengurangi suplai sehingga terjadi kelangkaan,” pungkasnya. 

Load More