Suara.com - Pameran makanan dan minuman berskala internasional The Global Food Marketplace atau Salon International de L'alimentation (Sial Interfood) kembali digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran Indonesia. Beragam perusahaan yang bergerak di industri food and beverages turut berpartisipasi di acara tersebut.
Namun, ternyata tak hanya industri food and beverages saja yang ikut meramaikan SIAL Interfood 2022. Beberapa perusahaan perikanan juga mendirikan booth di sana. Salah satu dari booth yang ada di sana adalah Aruna. Mereka membawa produk yang belum banyak ditemukan di Indonesia, yakni olahan rajungan ready to eat yang dikemas di dalam kaleng bermerek BOON.
Rupanya, BOON adalah produk salah satu produk ekspor yang telah banyak dikonsumsi oleh masyarakat internasional. Untuk diketahui, BOON merupakan daging rajungan premium yang telah melewati proses pasteurisasi.
Pasteurisasi sendiri adalah proses yang dilakukan untuk membunuh sebagian mikroba, dengan meminimalisasi kerusakan protein akibat suhu yang terlalu tinggi. Jadi, praktik Good Manufacturing Practices (GMP) pada produk pasteurisasi tentu sudah tidak perlu diragukan lagi. Adapun, tekstur dari rajungan kaleng hasil tangkapan nelayan lokal ini begitu lembut. Rasanya tak begitu plain, melainkan ada cita rasa gurih dan sedikit manis.
"Untuk mengolahnya, kita bisa makan langsung atau diberi bumbu tambahan. Semua tergantung selera masing-masing. Namun, yang terpenting, rajungan versi ready to eat ini tentu juga sama-sama memiliki kandungan gizi dan protein terbaik, seperti rajungan pada umumnya," kata Djong Niti Sastro-Head of Commercial Aruna.
"Baru kali ini saya melihat ada daging rajungan yang diolah dan dikemas di dalam kaleng. Semoga produk unik Indonesia yang sepeti ini bisa segera diluncurkan di Timur Tengah dan negara-negara lainnya, tentu saja." kata Kurt, salah seorang pembeli retailer dari wilayah Timur Tengah.
Selain rajungan kaleng bermerek BOON, ada beberapa komoditas unggulan lainnya yang dipamerkan oleh Aruna dalam acara SIAL Interfood kali ini, yakni rajungan utuh, ikan kakap merah, salmon dan tuna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?
-
Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong
-
Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda
-
Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh
-
UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya
-
Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's
-
DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga