Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kembali mendapat dukungan menjadi Presiden Republik Indonesia 2024 mendatang. Kali ini, dukungan datang dari serikat buruh Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Jawa Tengah.
Dukungan itu disampaikan langsung Ketua KSPN Nanang Setiyono kepada Ganjar, disela-sela Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II KSPN Jawa Tengah.
Kehadiran Ganjar di sana untuk membuka Rakerwil II sekaligus mendengarkan aspirasi dari buruh terkait penetapan upah minimum tahun 2023.
Total ada tiga poin yang dibacakan Nanang kepada Ganjar sebagai bentuk dukungan dan dorongan dari KSPN Jawa Tengah agar Ganjar menjadi Presiden.
"Yang pertama, Semoga Pak Ganjar segera ditetapkan sebagai capres oleh partai politik," kata Nanang yang langsung diamini seluruh anggota KSPN yang hadir.
"Yang kedua semoga Pak Ganjar di tahun 2024 bisa menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke delapan," lanjut Nanang.
Untuk poin ketiga, Nanang menyampaikan secara khusus kepada Ganjar bahwa ia meyakini jika Ganjar menjadi Presiden 2024, Ganjar mampu menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan yang masih timpang.
Tak hanya itu, Nanang juga meyakini bahwa dibawah kepemimpinan Ganjar saat menjadi presiden nanti, kesejahteraan dan taraf hidup buruh akan semakin meningkat.
"Dan yang ketiga, kalau sudah menjadi Presiden tahun 2024 nanti, mohon carut marut regulasi, khususnya tentang ketenagakerjaan ini bisa menjadi perhatian khusus. Dengan demikian, dinamika yang kurang sehat akan bisa terselesaikan dan tetap menjaga situasi negara ini bisa berimbang antara dunia usaha dan kesejahteraan pekerja," ujar Nanang.
Baca Juga: Bikin Polisi Kaget Bukan Main, Presiden Prancis Mendadak Jalan Kaki 2 KM Usai Makan Malam Di KTT G20
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek