Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan bahwa, pertemuan Anies Baswedan dengan putra tertua Presiden Jokowi, bukan hanya sekedar kunjungan biasa. Justru, pertemuan tersebut membawa keuntungan bagi Gibran Rakabuming.
Diketahui, Walikota Solo sekaligus Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka bertemu dengan Anies Baswedan di Solo pada Selasa, (15/11/2022) kemarin.
Hal tersebut dimungkinan akan berkaitan dengan pemilihan gubernur DKI Jakarta yang akan datang.
"Kalau memang benar mau maju ke Jakarta, kedekatan dengan Mas Anies ini penting karena dia kan menang 57 persen,” ujar Hendri Satrio dikutip Wartaekonomi.co.id--jaringan Suara.com pada Rabu, (16/11/20220.
Menurut dia, bila Gibran membangun komunikasi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, besar kemungkinan lumbung suara pendukung Anies di Ibukota akan beralih ke dia.
Selain itu, dengan adanya pertemuan antara putra Presiden Jokowi dengan Anies sekaligus membantah gosip yang selama ini berhembus di publik. Pasalnya banyak yang menduga bahwa Jokowi berseberangan dengan Anies.
Bahkan beberapa waktu sebelumnya, Anies juga menemui Presiden Jokowi di Istana.
"Terbukti setelah pertemuan dengan pak Jokowi di Istana dan sekarang Mas Anies bertemu dengan keluarga anak tertua dari pak Jokowi, mas Gibran,” kata Hendri.
Anies Baswedan dan Gibran Tak Bahas Politik
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memuji perkembangan Kota Solo yang makin tertib dan rapi saat bertemu dengan Gibran Rakabuming.
"Pagi ini senang bisa silaturahmi dengan pak wali kota. Alhamdulilah melihat Solo rapi, bersih, tertib," kata Anies usai sarapan bersama dengan Gibran di Hotel Novotel Solo, Selasa (15/11/2022).
Ia berharap Solo dapat terus maju dan berkembang. Pada pertemuan tersebut, keduanya juga membahas sejumlah hal, salah satunya berbagi pengalaman dalam memimpin sebuah daerah.
Selain itu, dibahas pula mengenai pengelolaan kendaraan umum dan diharapkan apa yang sudah diterapkan di Jakarta dapat bermanfaat bagi Solo.
Anies menampik membahas masalah politik. Termasuk saat disinggung tentang kemungkinan Gibran maju ke Pilgub DKI Jakarta, ia menyerahkan kepada Gibran.
Senada dengan Anies, Gibran mengatakan pertemuan tersebut tidak membahas soal politik termasuk Pilgub DKI Jakarta.
Tag
Berita Terkait
-
Waduh! Kaesang Pangarep Tak Hadir, Persis Solo Satu-satunya Pemegang Saham yang Absen di RUPS PT LIB
-
Gibran Pemersatu Bangsa! Usai Makan Bareng Anies, Kini Pamer Momen Megawati-SBY Duduk Semeja di KTT G20
-
Pertemuan Anies - Gibran di Solo, Sekjen PDIP: Kalau Mereka Lanjutkan Bahas Agenda Politik Itu Harus Dipertanyakan
-
Temui Gibran di Solo, Anies Baswedan: Tidak Ada Obrolan Khusus, Hanya Silaturahmi Saja
-
Konfirmasi Hadir Tapi Kaesang Pangarep Tidak Datang, Juni Rachman: Alasannya Saya Belum Cek
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap