Suara.com - Belakangan beredar kabar sejumlah bank yang menaikkan tarif transaksi sebesar Rp 150.000 tiap bulan. Rumor ini disebarkan melalui pesan Whatsapp, dengan memperlihatkan tanda tangan para petinggi bank.
Hingga kini, berdasarkan pantauan Suara.com, pesan tersebut mengklaim berasal dari bank BCA, BRI, BNI hingga beberapa bank lainnya.
Pihak BCA melalui keterangan resminya sendiri sudah menegaskan bahwa pengumuman tersebut adalah hoax alias palsu.
"Tanda tangan Direksi BCA yang dipalsukan, dapat kami sampaikan bahwa pengumuman terlampir adalah AKSI PENIPUAN. BCA TIDAK PERNAH mengeluarkan Surat Pengumuman seperti dipertanyakan," tulis keterangan resmi terkait.
Para nasabah diminta untuk senantiasa berhati-hati dengan adanya pihak yang mengatasnamakan pihak bank lantaran hingga kini dipastikan tidak ada perubahan tarif hingga Rp150 ribu.
"Dapat kami sampaikan apabila mendapatkan surat yang mencurigakan dan mengatasnamakan BCA, nasabah dapat menghubungi kantor cabang setempat atau melalui Halo BCA 1500888," lanjutnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dipakai Untuk Beli Mobil, Penipu Mahasiswa IPB Meminta Maaf Sambil Menangis
-
Kasus Mantan Ketua DPRD Jabar Dilimpahkan ke Kejari Cimahi
-
BRI Terus Mendorong UMKM Go Global Melalui Beragam Inisiatif
-
Sebagai First Mover Sustainable Bank di Indonesia, BRI Dorong Penerapan Prinsip ESG pada UMKM
-
Teten Masduki Sebut 80% Investor Global Berasal dari Negara-negara G20
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik