Suara.com - Setelah tertunda selama dua tahun karena pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini kembali mengajak para pelari untuk mengikuti ajang marathon akbar Jabar International Marathon 2022 yang diselenggarakan di Kabupaten Pangandaran, Minggu (20/11/2022).
Bank BJB mendukung sepenuhnya perhelatan Jabar International Marathon 2022 yang dapat diikuti oleh pelari dari berbagai kalangan usia, mulai dari 13 hingga 70 tahun. Acara ini sekaligus juga merupakan upaya untuk kembali membangkitkan aktivitas sport tourism di Jawa Barat.
Terdapat empat kategori yang dapat diikuti pada Jabar International Marathon 2022, takni kategori 42K Marathon, kategori 21K Half Marathon, kategori 10K, dan kategori 5K. Para peserta nantinya akan berlari di lintasan sekitar Pangandaran Sunset Park. Para peserta juga berkesempatan untuk meraih posisi juara 1-5 di masing-masing kategori dengan hadiah total puluhan juta rupiah.
Opening Ceremony Jabar International Marathon 2022 diselenggarakan di area Pantai Pangandaran dengan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jabar Asep Sukmana, dan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata. Turut hadir pula perwakilan Bank BJB meliputi Direktur Kepatuhan Bank BJB Cecep Trisna, Dewan Komisaris Utama Independen bank BJb Farid Rahman, dan Komisaris Independen bank BJB Diding Sakri.
Direktur Kepatuhan Bank BJB, Cecep Trisna mengatakan, dukungan bank bjb terhadap Jabar International Marathon 2022 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong kemajuan sport tourism di Jawa Barat. Mengusung tema 'Berlari Menuju Indonesia Juara', acara ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan kembali festival olahraga di Indonesia dan Jawa Barat khususnya.
"Wisata olahraga yang maju dapat menjadi salah satu pendorong bergeraknya kembali roda ekonomi daerah," ungkap Cecep.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan, Ini adalah olahraga maraton yang merupakan kesekian kalinya untuk mempromosikan Jawa Barat di setiap akhir tahun.
“Acara ini digelar di Pangandaran untuk menguatkan "sport tourism", pariwisata yang berhubungan dengan olahraga," imbuhnya.
Baca Juga: Digelar Langsung di Sleman, Dispar Harap Ngayogjazz 2022 Bisa Jadi Energi Kembangkan Pariwisata
Berita Terkait
-
Dukung Pelari Indonesia di New York Marathon 2022, Jiwa Pagi Gelar Carbo Loading
-
Pulang Piknik Bus Pariwisata Nyemplung ke Selokan di Gunung Kupang
-
Sibuk Jadi Menparekraf, Sandiaga Uno Khawatir Dipanggil "Om" Oleh Anak Bungsunya
-
Wah Bahaya! Intrusi Air Laut di Sanur-Bali, Satu Kilometer ke Arah Daratan
-
KTT G20 Bawa Angin Segar bagi Pariwisata Indonesia
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998